AGENDA SEMINAR

PELATIHAN UNTUK PINTAR : SALES SUPERVISORY MANAGEMENT

(Menjadi Sales Supervisor handal untuk Dealer/kantor cabang/Principal)

Tanggal : 23 Juni 2012

Hari        : Sabtu

Pukul      : 8.30 WIB – 17.00 WIB

Tempat : D ‘SEASON HOTEL – TENGGILIS UTARA 14, SURABAYA ( DEP. RM BU KUS)

Fasilitator : Frans M. Royan, SE,MM & Jenu Widjaja Tandjung, SE, MM, CPM

Peserta: Sales Manager Principal, Sales supervisor principal, Sales Manager Dealer, dan Sales supervisor Dealer, Salesman senior ( Calon supervisor). 

Investasi : Rp 750.000,- (Sebelum Tgl 14 Juni : Rp 495.000,-/1 Org, Rp 900.000,-/2 Org, Rp 1.325.000,- /3 Org)

Hubungi : 031-33311179/0818521172/082131007179

 

®Summary Silabus

Kegagalan utama dalam memastikan kinerja dealer sesuai dengan keinginan Principal adalah kelalaian secara detail untuk mensupervisi kegiatan para Sales Force. Pada prakteknya para penyelia hanya melihat dan mengukur hasil akhir dari pada hasil penjualan dealer. Sementara itu proses pencapaian menuju volume penjualan yang diinginkan tidak pernah disentuh dengan baik. Misalnya membiarkan sales force team dealer bekerja sendiri-sendiri, walau sebenarnya para manager lini pertama (Area sales manager & sales supervisor) berhak untuk memberikan briefing, petunjuk dan arahan agar sales force dealer bisa bekerja dengan maksimal. Kendala dalam komunikasi merupakan titik awal para manager lini depan ini tidak bisa melihat proses dengan benar.

Secara pasti jika proses kinerja sales force team dealer diketahui, dipantau dan turut dikelola dengan baik maka keberhasilan yang diharapkan dalam meningkatkan penjualan dan penyebaran produk dapat tercapai dengan maksimal. Oleh sebab itu para manager lini depan ini perlu keterampilan sales supervisory management dalam mengelola, mengendalikan, mengarahkan dan memastikan kinerja penjualan di Dealer agar dapat beroperasi dengan baik.

Sekarang ini mulai meningkat pemahaman bahwa Dealer tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan Management Principal, oleh sebab itu keterampilan melakukan penyeliaan pada team penjualan dealer amat penting di masa persaingan yang sangat ketat saat ini. Para Dealer model trader akan segera menjadi profesional jika para menager lini memahami dan memiliki berbagai keterampilan yang berhubungan dengan business process para Dealer.  Pelatihan ini tentunya akan membekali para manager lini depan dalam melakukan tugasnya sehari-hari agar apa yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan harapan principal.

®Materi Pelatihan

Bagian I (Pukul 09.00 WIB – 10.30 WIB)

MENGELOLA DIRI SEBAGAI PROFESIONAL

  1. Apa kriteria Sales Supervisor Unggul?
  2. Bagaimana kedudukan sales supervsior dalam Management?
  3. Apa Tugas Sales Supervisor ?
  4. Management waktu (Logika waktu, Kwadran waktu)
  5. Matrix pendelegasian.

 REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

 Bagian II (Pukul  10.45 – 12.00 WIB)

MENGELOLA PEKERJAAN SECARA PROFESIONAL

  1. Membuat perencanaan
  2. Metode pembuatan perencanaan ( Mind Map/Free Mind)
  3. Menuangkan perencanaan dalam Time table
  4. Teknik pengorganisasian ( Metode PUKAT)
  5. Pengambilan keputusan  & Gaya pengambilan keputusan.

ISTIRAHAT MAKAN SIANG (Pukul 12.00- 13.00 WIB)

Bagian III ( Pukul 13.00 – 14.45  WIB)

KEPEMIMPINAN

  1. Matrix Kepemimpinan
  2. Komunikasi yang efektif.
  3. Membangun motivasi diri dan anak buah.
  4. Memberdayakan anak buah.
  5. Kerja sama kelompok.
  6. Membuat Goal Setting.

REHAT ( Pukul 14.45 – 15.00 WIB)

Bagian IV ( 15.00 – 17.00 WIB)

PROSES MAPPING BUSINESS (BONUS/TENTATIF)

  1. Membuat mapping Business Process Dealer.
  2. Keterampilan membuat SOP & Intruksi kerja.
  3. Keterampilan membuat dokumen untuk Business process dealer.

Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan skill para Area sales manager dan Sales Supervisor dalam mengelola dan menjadi penyelia di dealer/ Kantor cabang/Principal.
  2. Memberikan pengetahuan akan pentingnya melakukan penyeliaan di-proses dan tujuan akhir agar tujuan/ target dapat tercapai.
  3. Memberikan bekal pada Area Sales Manager dan Sales Supervisor dalam melakukan pembinaan/penyeliaan terhadap sales force team Dealer/Kantor Cabang/Principal.
  4. Memberikan kemampuan secara managerial pada para manager lini depan dalam mengelola dealer/Kantor Cabang/Principal.
  5. Untuk meningkatkan skill dalam pembuatan SOP dan intruksi kerja bidang penjualan pada manager lini agar pengetahuan ini bisa dipraktekan di dealer/ Kantor cabang/Principal. Khususnya yang berkaitan dengan penjualan sales force team dealer/Kantor cabang/Principal.

Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

Nilai Plus Pelatihan

  1. Layanan konsultasi ketika rehat.
==========================================================================================

KIAT SUKSES MENGELOLA KANTOR CABANG

(Strategy melakukan set up dan Operasional Kantor Cabang)

Tempat : Hotel Menara Penisula Slipi, Jakarta

Hari/Tanggal : Jum’at -sabtu/ 29-30 Juni 2012

Investasi : Rp 3.500.000,-

Peserta : Owner perusahaan, Manager Cabang, Sales Supervisor (Calon manager Cabang)

Hubungi : 031-33311179/ 0818521172/082131007179

©Summary Silabus

Mendirikan kantor cabang tidaklah semudah yang kita pikirkan karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti: adanya calon pemimpin kantor cabang, infrastruktur antara lain: gudang, kantor dan peralatan kantor yang merupakan nilai investasi, model distribution channel dan strategy pemasaran. Oleh sebab itu pendirian kantor cabang yang sudah mendesak lebih didorong untuk melakukan perluasan pemasaran produk. Semakin luas pemasaran produk maka akan diperoleh peningkatan penjualan yang signifikan. Selain perluasan pemasaran, tentu saja perusahaan akan meminimalisir biaya-biaya yang muncul dari berbagai complain yang diajukan oleh pelanggan, serta biaya pemasaran produk sebelumnya yang cukup besar karena factor jarak, serta hilangnya peluang menjual yang tidak ditangani dengan fokus.

Sedangkan kantor cabang yang jauh dari induknya sangat dituntut mandiri oleh pemilik perusahaan. Kantor cabang dipandang sebagai unit bisnis terpisah yang harus bisa menghidupi dirinya sendiri hingga profit seperti yang diinginkan oleh pemilik usaha. Nah, tentunya agar kantor cabang rapi dan  dapat memaksimalkan kinerja setiap individu dalam organisasi, kantor cabang sebaiknya memiliki alat ukur kinerja bagi SDM-nya. Pimpinan cabang tidak bisa menilai anggota organisasinya dengan cara subjective, tetapi dilakukan dengan cara yang objective. KPI adalah alat yang bisa membantu dalam menilai karyawan secara objective.

Pada pelatihan ini selain dibahas hal-hal di atas akan dibahas pula mengenai SOP (Standard operating procedure), profit & loss, skill yang harus dimiliki pimpinan cabang, handling complain konsumen secara efektive, Meminimalisir biaya, mengelola Infrastruktur kantor cabang, struktur organisasi vs rentang kendali, struktur organisasi VS karier, Job Description & KPI,  contoh job description SDM kantor cabang, KPI (key performance indicators) dan aplikasi KPI SDM , SOP dan MOU kantor cabang, mengelolah dokumen dan rekaman, metode filling, memberikan ide, negotiation dan building team.

 HARI PERTAMA

 BAGIAN I ( Pukul 9.00 – 10.30 WIB)

  • Tujuan mendirikan kantor cabang (perluasan wilayah pemasaran, Mengatasi komplain konsumen, Memperkecil biaya operasional, keseragaman management)
  • Infrastruktur kantor cabang (Gudang, kantor operasional, Show room, Mobil delivery, Sepeda motor operasional, Mobil operasional, Peralatan kantor)

REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

BAGIAN II ( Pukul 10.45 – 12.00 WIB)

  • Struktur organisasi kantor cabang (Struktur organisasi sesuai kebijakan management, struktur organisasi vs rentang kendali, struktur organisasi vs karier, model struktur organisasi)
  • Kiat mempersiapkan pimpinan kantor cabang (kandidat pimpinan kantor cabang dari team penjualan, kandidat pimpinan kantor cabang dari accounting, kandidat pimpinan kantor cabang dari logistic, kandidat pimpinan kantor cabang dari bagian produksi, kandidat pimpinan kantor cabang dari management trainee)

ISTIRAHAT MAKAN SIANG ( Pukul 12.00 – 13.00 WIB)

BAGIAN III ( Pukul 13.00- 14.30 WIB)

  • Job Description & KPI kantor cabang (Job description SDM organisasi kantor cabang, Job specification kantor cabang, contoh job description SDM kantor cabang, KPI (key performance indicators), Aplikasi KPI SDM )
  • SOP dan MOU kantor cabang (Keunggulan kantor cabang ber-SOP, peran dan manfaat SOP, SOP dalam struktur dokumen ISO 9001:2008, contoh SOP & MOU)

REHAT ( Pukul 14.30 – 14.45 WIB)

BAGIAN IV (Pukul 14.45- 17.00 WIB)

  • Biaya-biaya kantor cabang (Biaya gaji (uang makan, insentif), Biaya kendaraan, Biaya lain-lain)
  • Dokumen dan rekaman kantor cabang (Dokumen, rekaman, mengapa memperhatikan dokumen, metode filling)

HARI KEDUA

 BAGIAN V ( Pukul 9.00 – 10.30 WIB)

  • Skill dan pengetahuan SDM dan manager cabang (Leadership, sepuluh hukum kepemimpinan, problem solving, coaching, memberikan ide, negotiation, building team)
  • Finance kantor cabang (budget, profit & loss, audit activity, reconsiliasi, ROI)

REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

BAGIAN VI ( Pukul 10.45 – 12.00 WIB)

  • Management Piutang dagang kantor cabang (Status piutang dagang, Limit kredit, Audit piutang dagang, Peta tanggung jawab terhadap piutang dagang, Piutang dagang sebagai indicator dalam KPI)
  • Channel & Supply Chain management (Kiat memilih saluran, kreasi saluran, mengelola saluran berdasarkan pareto, memelihara dan mengelola saluran, supply chain management)

ISTIRAHAT MAKAN SIANG ( Pukul 12.00 – 13.00 WIB)

BAGIAN VII ( Pukul 13.00- 14.30 WIB)

  • Sales territory management (Luasan cover kantor cabang, membagi sales territory, Journey/rute perjalanan, konsep pengerjaan journey, Laporan-laporan sales territory)
  • Marketing Strategy kantor cabang (marketing mix, segmentation, targeting, positioning, Differentiation, Brand)

REHAT ( Pukul 14.30 – 14.45 WIB)

BAGIAN VIII (Pukul 14.45- 17.00 WIB)

  • Promotion strategy dan program promosi (Program promosi below the line, program promosi a bove the line, strategy promosi, pengukuran promosi)
  • Summary & Kesimpulan pelatihan selama 2 hari.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang maupun Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) dalam mengelola operasional kantor cabang  yang profit.
  2. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang maupun Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) pada berbagai hal yang berkaitan dengan kantor cabang khususnya tidak sebatas pada masalah penjualan tetapi masalah : keuangan,  Inventory, promosi dan sales territory.

METODE PELATIHAN

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

 =======================================================================================

BODY LANGUAGE IN NEGOTIATION SKILL

(Melejitkan kemampuan negosiasi melalui kemampuan membaca bahasa tubuh customer)  

Durasi : 6 Jam

Waktu : 2 Juni 2012

Tempat : Hotel Tujungan, Surabaya.

Contak : Frans M. Royan, SE,MM ( 0818521172)

 

 

®Summary Silabus

Saat ini menjual tidak mudah lagi, apalagi banyak pilihan produk yang ditawarkan sehingga ketika konsumen hendak membeli akhirnya dibatalkan karena tidak bisa membuat keputusan. Pada materi Body Language in negotiation skill  para penjual diajarkan bagaimana mengetahui pikiran konsumen melalui gerakan telapak tangan, isyarat mata, gerakan dengan alat bantu, dan anggota tubuh lainnya. Dengan memahami arti berbagai gerakan tubuh para penjual  bisa menghemat waktu, berbicara yang tidak perlu, tepat pada sasaran, meraih omzet terbanyak dengan cepat, membantu mengambil keputusan dengan cepat, menyediakan produk dengan tepat, sebagai pengenalan dan jalan pembuka, meningkatkan jumlah kunjungan, meninggalkan konsumen tanpa sakit hati, menutup penjualan win-win solution. Pada workshop ini peserta akan belajar mengenai :

  1. 1.     KEUNGGULAN MENJUAL DENGAN MENGENALI WATAK DAN PIKIRAN KONSUMEN
  2. 2.     PESONA WATAK, PIKIRAN, TEMPERAMEN PLUS PENJUALAN
  3. 3.     MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: GERAKAN TELAPAK TANGAN
  4. 4.     MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: ISYARAT MATA 
  5. 5.     MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI:MAKNA MENGUSAP DAN MENUTUP DAERAH SEKITAR WAJAH
  6. 6.     MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: MAKNA GERAKAN TANGAN TANPA DISADARI
  7. 7.     MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI:BENDA PEMBANTU SEBAGAI GERAK ISYARAT
  8. 8.     MENGAMANKAN DIRI DENGAN ANGGOTA TUBUH
  9. GERAKAN ISYARAT LAIN YANG DAPAT DIKETAHUI ARTINYA.
  10. 10.  BAGAIMANA MENGAPLIKASIKAN PENGETAHUAN DI ATAS DALAM SENI NEGOSIASI,  HANDLING OBJECTION TECHNIQUE & CLOSING TECHNIQUE

 ®Materi Pelatihan

Bagian I (Pukul 09.00 WIB – 10.00 WIB)

PENDAHULUAN ( SIKLUS PENJUALAN, KONSEP BUYING MOTION, KEGAGALAN DALAM PENJUALAN, KEUNGGULAN PENJUALAN MELALUI PENGETAHUAN BODY LANGUAGE)

REHAT ( Pukul 10.00 – 10.15 WIB)

 

Bagian II (Pukul  10.15 – 12.00 WIB)

MENGENALI BAHASA TUBUH KONSUMEN (MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: GERAKAN TELAPAK TANGAN,MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: ISYARAT MATA, MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI :MAKNA MENGUSAP DAN MENUTUP DAERAH SEKITAR WAJAH, MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: MAKNA GERAKAN TANGAN TANPA DISADARI, MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI :BENDA PEMBANTU SEBAGAI GERAK ISYARAT, MENGAMANKAN DIRI DENGAN ANGGOTA TUBUH, GERAKAN ISYARAT LAIN YANG DAPAT DIKETAHUI ARTINYA, MENGENAL PETA MENTAL KONSUMEN DAN CARA MENGATASINYA)

ISTIRAHAT MAKAN SIANG (Pukul 12.00- 13.00 WIB)

 Bagian III ( Pukul 13.00 – 14.45  WIB)

APLIAKSI PENGETAHUAN BAHASA TUBUH PADA SENI NEGOSIASI ( GAMBIT AWAL, GAMBIT TENGAH, GAMBIT AKHIR)

REHAT ( Pukul 14.45 – 15.00 WIB)

 Bagian IV ( 15.00 – 16.00 WIB)

APLIKASI PENGETAHUAN BAHASA TUBUH PADA HANDLING OBJECTION TECHNIQUE & CLOSING TECHNIQUE

Tujuan Pelatihan

  1. Memanfaatkan gerakan isyarat dari tubuh konsumen dalam keputusan melanjutkan penawaran atau tidak, atau sebaliknya melakukan persuasi dengan tepat atas gerak isyarat yang ditangkap oleh sales force.
  2. Untuk meningkatkan skill para sales force dalam bidang penjualan, khususnya dalam mempercepat proses selling hingga terjadi closing.
  3. Melatih sales force untuk menggunakan strategi dan taktik dalam penjualan melalui pengetahuan gerak isyarat yang dimunculkan dari tubuh konsumen.
  4. Melatih sales force untuk memahami pengetahuan mengenai signal (bahasa tubuh) konsumen ketika sedang melakukan  aktivitas penjualan sehingga dapat mengefektifkan waktu yang dimiliki.
  5. Memberikan pemahaman pada sales force untuk menganalisa kebutuhan secara cepat dari signal-signal yang dimunculkan dari gerakan tubuh konsumen.
  6. Memberikan pengetahuan sales force untuk memahami dengan tepat kemauan sebenarnya para konsumen mereka ketika dalam proses penawaran produk.
  7. Mengenali expresi konsumen ketika sedang menolak atau sedang berminat pada produk yang ditawarkan.

Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

 ——————————————————————————————————————————————————————-

SALES TERRITORY ON DISTRIBUTION STRATEGY

Durasi : 6 Jam

Peserta: Sales Manager, Sales supervisor, Salesman berbagai Organisasi seperti: Dealer/Distributor/ Kantor cabang/ Agen.

Jadwal : 17 Maret 2012.

Tempat : Hotel Ibis, Jakarta.

®Summary Silabus

”Focus on strategy!!! Focus on strategy!!!” adalah kata-kata lantang Sun Tzu dalam medan peperangan. Kalau ingin memenangkan suatu peperangan para prajurit harus fokus dan konsisten pada strategy yang dijalankan. Demikian juga dalam mengelola wilayah penjualan, salesman tidak boleh tidak fokus dengan wilayah penjualannya. Kemudian untuk menyiasati hal itu pihak manajemen membuat suatu rute kunjungan yang harus dikunjungi dan dikelola oleh salesman sedemikian rupa agar penjualan di wilayah itu mencapai maksimal. Percuma saja memiliki wilayah penjualan berpotensi tetapi tidak menghasilkan apa-apa yang disebabkan salesman tidak fokus dengan pelanggan-pelanggan yang dikunjungi.

Rute kunjungan yang dibuat sangat bermanfaat sekali bagi salesman karena menjelaskan letak outlet di lokasi, tipe outlet, jumlah outlet dan potensi wilayah itu jika dikunjungi. Selain itu disegi biaya operasional salesman akan lebih hemat dibanding tidak menggunakan rute kunjungan. Rute kunjungan ini akan semakin efektif jika salesman sudah menguasai wilayah penjualan itu. Selain itu apa yang dibawa salesman seperti CRC, laporan kunjungan, piutang penjualan dan berbagai material P.O.S (point of sales) akan semakin membantu salesman dalam mengembangkan wilayah penjualannya.

Rute kunjungan yang dipakai sebagai dasar membuat rute pengiriman dapat meningkatkan service level pada pelanggan. Ada tiga metode pengiriman barang yang bisa dilakukan oleh pihak pengirim yaitu menggunakan metode delivery routing plan, metode delivery blocking dan metode delivery menurut faktur penjualan. Tapi yang harus diketahui ketiga metode itu lahir berawal dari adanya rute kunjungan salesman. Rute metode delivery routing plan adalah metode pengiriman yang menggunakan 80% dari rute kunjungan salesman. Sedangkan metode delivery blocking adalah metode delivery yang lahir karena rute kunjungan salesman bertitik fokus hanya pada satu wilayah, sehingga semua pengiriman ditujukan ke wilayah tersebut. Sedangkan metode sesuai faktur penjualan, pihak pengirim tidak memiliki rute pengiriman tetapi mengikuti rute kunjungan salesman dan sebagai medianya adalah faktur penjualan. Faktur penjualan akan dikumpulkan dan dikirim sesuai dengan mobil box yang ditunjuk untuk masing-masing salesman.

Pelatihan ini semakin menarik dan berguna sekali karena tumpuan pembahasan adalah pada pengelolaan wilayah penjualan sedemikian rupa yang berhubungan dengan call, effective call, volume penjualan, piutang penjualan, service level serta lainnya yang berdampak pada peningkatan penjualan, penghematan biaya operasional, dan hal-hal efektif yang berhubungan dengan operasional penjualan. Selain itu bagaimana teknik dalam pembuatan rute kunjungan yang masih belum banyak dipraktekan di Indonesia. David Klein dalam tulisannya yang berjudul ”Sales territory alignment : grow sales without adding resources” mengatakan bahwa sales territory ini memiliki empat manfaat antara lain “ Increased sales and customer coverage, reduced travel time and associated expenses, competitive advantage, equity and morale” Hal ini membuktikan bahwa sales territory semakin penting untuk dipahami. Di dalam meningkatkan penjualan diperlukan peliputan pelanggan sedemikian rupa, begitu pula dalam aktivitas peliputan tidak mungkin akan effective dengan biaya rendah jika tanpa rute kunjungan. Adanya rute kunjungan selain meningkatkan keunggulan bersaing bisa meningkatkan moral para salesman yang diserahi untuk mengelola wilayah penjualan.

®Materi Pelatihan

Bagian I ( Pukul 09.00 WIB – 10.30 WIB)

SALES TERRITORY MANAGEMENT

  1. Apa yang dimaksud dengan Sales Territory management?
  2. Philosopy Sales Territory Management.
  3. Apa manfaat Sales Territory management.
  4. Sales Territory management bagi Dealer.

ELEMENT SALES TERRITORY MANAGEMENT

  1. Visi dan Misi Perusahaan
  2. Wilayah
  3. Strategi penjualan
  4. Sales Force
  5. Strategi penggunaan Saluran distribusi
  6. Jenis channel (pelanggan)
  7. Pola kerja sales force
  8. Kompetitor

REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

Bagian II (Pukul  10.45 – 12.00 WIB)

STRATEGI MENGELOLA SALES TERRITORY

  1. Strategi mengelola wilayah Penjualan
  2. Estimasi kebutuhan delivery service
  3. Estimasi kebutuhan administrasi penjualan
  4. Estimasi kebutuhan sales force
  5. Penetapan pola kerja sales force, Tools sales territory

MENDESAIN RUTE KUNJUNGAN

  1. Teknik mendesain rute kunjungan
  2. Rute kunjungan efektif & tidak efektif
  3. Resiko penyimpangan rute kunjungan
  4. Target call & effective call
  5. Pertimbangan membuat rute kunjungan
  6. Manfaat rute kunjungan
  7. Evaluasi & mengubah rute kunjungan
  8. Mengukur Efektifitas rute kunjungan
  9. Mapping area

ISTIRAHAT MAKAN SIANG (Pukul 12.00- 13.00 WIB)

Bagian III ( Pukul 13.00 – 14.45  WIB)

SALES TERRITORY VS KAPASITAS PRODUKSI

  1. Kasus Produksi
  2. Comouflage Demand
  3. Kualitas produk
  4. Konsekuensi Principal.

KONSEP SCP PADA SALES TERRITORY

  1. Spreading, Coverage, Penetration

SALES TERRITORY VS SALES PROSES

  1. Order Salesman
  2. Validasi Sales Supervisor
  3. Account receivable
  4. Delivery

SALES TERRITORY VS PRINCIPAL, DEALER & PELANGGAN

  1. Pandangan principal terhadap Sales territory
  2. 2.     Pandangan distributor terhadap sales territory
  3. Pandangan pelanggan terhadap sales territory

REHAT ( Pukul 14.45 – 15.00 WIB)

Bagian IV ( 15.00 – 17.00 WIB)

SALES TERRITORY VS ACCOUNT RECEIVABLE

  1. Penyediaan account receivable teratur
  2. Strategi mengelola account receivable
  3. Sales territory tepat, tagihan selamat

SALES TERRITORY VS AKTIVITAS DELIVERY

  1. Pengiriman produk tersistem
  2. Metode delivery routing plan
  3. Metode delivery blocking
  4. Metode delivery menurut Faktur penjualan

STRATEGI MENAHAN SERANGAN PESAING

  1. Strategi defensive
  2. Maximum Numeric distribution
  3. Merchandising
  4. Maximum service level
  5. Strategy grilya

KONTROL PELAKSANAAN SALES TERRITORY

  1. Kartu gesek
  2. CRC & Laporan kunjungan
  3. Random control
  4. Joint Visit

Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan skill Area Sales Manager dan Sales Supervisor dalam pengelolaan Sales territory.
  2. Meningkatkan pemahaman Area Sales Manager dan Sales Supervisor pentingnya pemaksimalan Sales Territory bagi peningkatan penjualan dan distribusi produk.
  3. Memberikan keterampilan pada Area Sales Manager & Sales Supervisor dalam pembuatan mapping lokasi channel.
  4. Memberikan pemahaman pada Area Sales Manager dan Sales Supervisor arti pentingnya mengelola dengan cermat Sales Territory dalam meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan.
  5. Memberikan pemahaman pada Area Sales Manager dan sales supervisor “dealer” akan pentingnya mengembangkan distribusi dan penjualan produk operator.
  6. Memberikan keterampilan para Area sales Manager dan Sales Supervisor dalam pembuatan mapping wilayah untuk sales force Dealer/ Distributor/Kantor cabang .

Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan / workshop & contoh kasus.

Nilai Plus Pelatihan

  1. Akan diberikan kepada 10 peserta aktif  gift dalam bentuk buku yang ditulis oleh Trainer.
  2. Layanan konsultasi ketika rehat.

======================================================================================

Subject: Bagaiamana Mengelola Piutang Penjualan Sales Force Anda dengan Benar & Efektif

Apakah Masalah-masalah ini terjadi di Perusahaan Anda ?
-. Pengelolaan Keuangan Penjualan yang dilakukan Sales Anda Buruk sehingga Bad Debt cukup tinggi ?
-. Penyelewengan-penyelewengan dilakukan oleh Sales Force Anda & Pelanggan ?
-. Tanggung Jawab Sales Force Rendah akan hal tersebut ?

…Bila Benar masalah tersebut terjadi di Perusahaan Anda,
Jangan lewatkan Seminar…
“Bagaimana MENGELOLA PIUTANG PENJUALAN (Account Receivable) SALES FORCE Secara EFEKTIF & BENAR?”

Luangkan waktu Anda pada :
Jumat, 29 Oktober 2010, Pk. 13.30 – 17.30 WIB
di WTC Jl. Pemuda 27-31 Sby

Temukan jawabannya bersama :
FRANS M. ROYAN, SE., MM.
-. Praktisi Penjualan yang telah berpengalaman di berbagai Perusahaan Swasta, mulai dari Sales hingga Direktur.
-. Associate Trainer of PRO-M

Dalam seminar ini Anda akan belajar tentang :
1. Bagaimana Memberikan Standar Diskon & Return ?
2. Bagaimana Membuat File Fisik Piutang Penjualan Secara Akurat ?
3. Bagaimana Menetapkan Strategi Pengelolaan Piutang Dengan Menggunakan Rute Perjalanan Seorang Sales?
4. Bagaimana Melakukan Negosiasi & Mengetahui Isyarat Gerakan Tubuh Pelanggan Yang Berbohong?
5. Bagaimana Memasukkan Piutang Penjualan Sebagai Indikator Performance & Insentif Salesman?
6. Bagaimana Melakukan Audit Piutang Penjualan Di Kantor & Lapangan?
7. Bagaimana Menerapkan Kontrol & Tanggung Jawab Sales Force Terhadap Piutang Penjualan Bad Debt?
8. Bagaimana Mengatasi Sampai Tuntas Piutang Penjualan Bermasalah & Bagaimana Cara Menetapkan Status Piutang Penjualan Sebagai Piutang Bad Debt?
9. Bagaimana Mengetahui & Mengatasi Pelanggan Yang Nakal?

Kepada Anda, yang menginginkan perubahan dalam diri Anda, tim kerja dan perusahaan, PRO-M memberikan penawaran yang sangat menarik ….

Rp. 175.000,-/org (untuk keikutsertaan min. 3 org)
Rp. 125.000,-/org (untuk keikutsertaan min. 15 org)
Rp. 245.000,- per orang
Seminar ini didisain sangat praktis, sistematis, dan disertai CASES STUDY untuk melatih Sales Mengatasi Masalah di Lapangan.

JANGAN PERNAH BERPIKIR UNTUK MENUNDA KESEMPATAN INI!!
Karena kesempatan TIDAK PERNAH DATANG 2X!!

SEGERA, daftarkan diri Anda – Rekan – Staf – Saudara!

Pendaftaran dan Informasi, silahkan menghubungi:
PRO-M
T. 031. 847 7000 / F. 031. 849 3231
SMS. 081 2302 5612
e. kontak@pro-m.net

====================================================

   

SUKSES MENGELOLA TOKO ECERAN

  • Toko eceran merupakan saluran distribusi terjauh dari rangkaian logistik barang dagangan produsen. Sedangkan yang disebut dengan toko eceran adalah toko yang menjual barang yang dihasilkan produsen untuk dijual ke pengguna akhir yaitu konsumen. Sedangkan usaha toko eceran memiliki populasi yang terbesar, yang dilatar belakangi oleh kebutuhan produsen dalam memasarkan produk sampai konsumen akhir yang jumlahnya jutaan orang. Sehingga siapapun yang memiliki modal cukup memadai dapat memasuki  industri perdagangan eceran dengan mudah.
  • Kemudahan masuk dalam bisnis ini menimbulkan semakin meningkatnya industri eceran dengan masuknya toko modern berjejaring, sehingga toko eceran yang dikelola dengan cara tradisional terdesak oleh hadirnya toko eceran modern tersebut.
  • Menghadapi persaingan yang begitu ketat menimbulkan reaksi bagi pemilik toko eceran tradisional sehingga toko eceran tradisional sangat membutuhkan informasi dalam mengimbangi persaingan dengan toko modern berupa : konsep-konsep baru dalam mengelola toko eceran hingga bisa bersaing dengan toko modern.

Materi Yang dibahas:

  • Toko eceran tradisional vs toko modern
  • Teknik mengelola barang dagangan (merchandising management)
  • Teknik berhubungan dengan supplier
  • Rahasia pemasaran produk perusahaan
  • Teknik mengelola operasi toko
  • Teknik mengelola layanan toko
  • Teknik mengelola organisasi dan manajemen toko
  • Teknik menyusun rencana usaha

 Tempat   : Restoran Agis – Surabaya.

Jadwal     : 4 Agustus 2010

Durasi     : 6 Jam (09.00 – 16.00WIB)

Trainer   : Frans M. Royan, SE,MM

Investasi : Rp 500.000,- (10 Orang @ Rp 375.000,-)

Bonus       : 1 exemplar buku untuk 30 pendaftar pertama.

Catatan   : Tempat terbatas.

Hubungi : 0818521172

CREATIVE SALES MANAGEMENT & TIME TABLE

( One Day Work Shop, Jakarta )

Mind Map adalah suatu metode yang dapat membantu kinerja brain (otak) secara maksimal dalam aktivitas kehidupan, termasuk aktivitas penjualan sekalipun. Fakta menakjubkan tentang brain, bahwa semakin banyak anda tahu, maka semakin berkembang brain (otak) anda. Semua itu karena ada Hipokampos (bagian otak seperti kuda laut) yang bekerja keras, ketika anda membayangkan tentang benda-benda.

Mind Map dapat mempertajam daya pikir seseorang, sehingga melalui Mind Map para Manager penjualan dapat terbantu dalam mengidentifikasi problem penjualan dan permasalahaan dilapangan, dan bagaimana cara menyelesaikannya dengan kreatif.

Workshop ini memfokuskan pada bagaimana Seorang Sales Manager atau Sales Supervisor dapat menjadi creative dalam mengaplikasikan manajemen penjualan produk dan jasanya dengan menggunakan metode Mind Map, serta menggunakan ”time table” untuk mengukur keberhasilan implementasi perencanaan penjualan yang telah dibuat.

Pembahasan dalam Workshop ini adalah:

<Mengenali Mind Map untuk aktivitas penjualan.

<Membuat Sales planning dengan membangun data base penjualan, rute perjalanan, Target, Insentif, Training, Motivation & Reward Sales Force, controling Sales Force dan recruitment dengan pola pikir creative lewat metode Mind Map.

<Memecahkan masalah penjualan dengan menggunakan ide-ide dari sketsa ranting-ranting pohon ( Mind Map)

<Mengukur keberhasilan pelaksanaan dari perencanaan penjualan dengan menggunakan time table.

Siapa yang wajib mengikuti Workshop ini?

<Sales Manager Senior

<Sales Supervisor Senior

<Calon Sales Manager

<Calon Sales Supervisor

Pelaksanaan Pelatihan :

Sabtu, 21 Juni 2008, Pk. 08.30 – 17.30 WIB

Hotel/Executive Club

 

Investasi per orang

Normal Price : Rp 1.300.000,-

Special Price : Rp    950.000,- Pembayaran sebelum 5 Juni 2008

Group : Discount 10% untuk 3 peserta atau lebih dari satu Perusahaan

Biaya meliputi:

<Materi Seminar

<2 x Rehat Kopi

<Makan Siang

 

Biaya Bisa ditransfer ke :

<Bank Mandiri KCP Mampang Prapatan

A/N. PT. Rajasa Grafika

Acc. No.: 0700005066084

 

<Bank BCA Kelapa Gading Hybrida

A/N. Tohap P. Simanjuntak

Acc. No.: 6300801704

Mohon bukti transfernya di Fax ke 021-7945258

 

Fasilitator:

Frans M. Royan, SE, MM

<Penulis 18 Buku Sales & Marketing

<Marketing Manager PT. Zensei

<Berpengalaman lebih dari 20 tahun sebagai Praktisi Pemasaran

Kontak dan Alamat Penyelenggara: 

SERVICE LEADERSHIP

<Jl. Mampang Prapatan IV-234.A, Jakarta Selatan 12790

<Telp. 021-71404992, 7993479

<Fax. 021-7945258

<SMS 081 297 668 22

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.