<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Groedu International Consultant &#38; trainer</title>
	<atom:link href="http://groedu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://groedu.wordpress.com</link>
	<description>Partner to Growth for Success - Call : 031-33311179/groedu@gmail.com</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 04:15:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='groedu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e20f50912a2f2207d60845369ce8c459?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Groedu International Consultant &#38; trainer</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://groedu.wordpress.com/osd.xml" title="Groedu International Consultant &#38; trainer" />
	<atom:link rel='hub' href='http://groedu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>THE POWER OF DISTRIBUTION</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2012/01/23/the-power-of-distribution/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2012/01/23/the-power-of-distribution/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 04:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Distribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu rumus yang perlu kita ingat dan renungkan, bahwa suatu produk akan memiliki “nilai” jika  manfaat memiliki poin lebih banyak dibanding dengan biaya yang dikeluaran untuk mendapatkan produk tersebut. Kalau diuraikan, manfaat terdiri dari manfaat fungsional dan manfaat emosional. Sementara itu biaya meliputi biaya disegi waktu untuk dapatkan produk tersebut, biaya tenaga konsumen juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=510&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2012/01/ge0702.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-511" title="GE0702" src="http://groedu.files.wordpress.com/2012/01/ge0702.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Ada satu rumus yang perlu kita ingat dan renungkan, bahwa suatu produk akan memiliki “nilai” jika  <strong><span style="text-decoration:underline;">manfaat</span></strong> memiliki poin lebih banyak dibanding dengan <strong><span style="text-decoration:underline;">biaya</span></strong> yang dikeluaran untuk mendapatkan produk tersebut. Kalau diuraikan, <strong><span style="text-decoration:underline;">manfaat</span></strong> terdiri dari manfaat fungsional dan manfaat emosional. Sementara itu <strong><span style="text-decoration:underline;">biaya</span></strong> meliputi biaya disegi waktu untuk dapatkan produk tersebut, biaya tenaga konsumen juga tak kalah penting untuk dihitung, belum lagi biaya psikologis (marah, kecewa, jerah, dan lainnya) yang mengindikasikan bahwa produk tidak dapat di-<em>deliver</em> dengan baik kepada konsumen, sehingga konsumen komplain.</p>
<p>Sementara itu sampai hari ini tidak ada kesepahaman maksud yang disampaikan Principal ( operator) kepada Distributor (dealer atau server) bahwa untuk bertahan dalam persaingan kunci utama yang perlu dipertahankan adalah <strong><span style="text-decoration:underline;">available</span></strong> produk disetiap sektor penyalur (pengecer, wholeseller, etc). Principal mengutamakan survival produk di pasar agar tidak tergantikan dengan produk lain melalui upaya selalu konsisten menyediakan produk di penyalur. Sementara itu para distributor (Dealer/ server) memangkas jalur disribusinya dengan melayani penyalur pada titik-titik tertentu. Konsekuensi dalam jangka pendek, distributor tentunya tidak banyak kerepotan untuk distribusikan produk. Sementara itu dalam jangka panjang produk milik principal sedikit demi sedikit akan tergerus oleh pesaing. Kalau kita mau mengkaji, penyebab utama produk digantikan oleh produk pesaing adalah bahwa produk principal sudah tidak memiliki <strong><span style="text-decoration:underline;">nilai </span></strong>dimata konsumen. Mengapa harus bersusah paya menggunakan produk yang sulit didapat?</p>
<p>Sekali lagi distribusi adalah faktor yang sangat menentukan keberhasilan suatu produk, apalagi produk tersebut sudah masuk ke kategori FMCG (Fast moving Consumer good) seperti pulsa milik operator. Harapan Principal paling utama adalah pada distributor, dimana distributor dapat menyalurkan produk ke bagian-bagian paling detail dalam suatu wilayah penjualan yang ter-cluster. Jadi apabila fungsi utama distributor sebagai kaki tangan principal bisa berlangsung dengan baik, maka upah yang akan didapat tentunya in put yang terbaik bagi distributor, yang antara lain : supplay produk berkesinambungan, margin yang cukup baik karena tidak terjadi perang harga, terdapat ketahanan merek produk di pasar sehingga volume penjualan tetap konsisten, <em>reward</em> dari principal untuk perpanjangan kerja sama, serta lainnya.</p>
<p>Nah, apa yang selalu diinginkan oleh principal kepada distributor? Distribusi dan distribusi. Distribusi adalah kekuatan produk bertahan dari gempuran pesaing. Rata-rata produk yang bisa bertahan dalam masa tiga generasi memiliki kunci utama bahwa pemenuhan dan penyaluran produk yang cukup merata  membuat produk itu bisa bertahan. Namun sayang hal yang sudah benar menurut principal masih belum bisa dilakukan oleh para distributor/dealer/server dalam aktivitasnya. Karena distributor itu sendiri belum menemukan cara-cara yang tepat untuk melaksanakan kemauan principal.</p>
<p>Sementara itu tidak ada guideline yang cukup baik yang dipaparkan oleh principal sebagai pemilik produk. Seperti ada rantai putus, dimana penyalur tertentu tidak bisa disentuh secara langsung oleh principal meskipun pembelian produk sebenarnya cukup besar dari para distributor/dealer. Buah simalamaka ini tentunya membuat satu sisi jadi kehilangan induk. Walau sebenarnya para penyalur besar juga membutuhkan pertolongan agar bisnis terus berjalan. Fenomena ini terjadi pada pemberlakukan hard cluster yang telah dicanangkan oleh salah satu operator besar. Melalui aksi-aksi seperti  pembatasan quota pulsa untuk para server ataupun dealer. Pemberlakuan KPI yang tentu saja semuanya baik, tetapi juga kurang memperhitungkan sisi lainnya.</p>
<p>Ujung-ujung kebijakan ini tentu saja adalah upaya-upaya agar para dealer/ server tidak hanya melakukan transaksi dengan sedikit customer, tetapi terus dianjurkan untuk bertransaksi sebanyak mungkin kepada customer, dalam hal ini adalah para penyalur produk. Supaya dapat ditarik suatu gambaran mengenai potensi pasar yang sebenarnya dalam suatu wilayah (Cluster) yang ditentukan. Itu artinya dealer/distributor tetap diwajibkan untuk mengerjakan wilayah sesuai potensinya tanpa melakukan cross selling di luar cluster yang sudah ditentukan. Konsekuensi akhir adalah bagi distributor/dealer atau server yang sudah melakukan aktivitas distribusi tidak akan mengalami kesulitan jika anjurannya adalah distribusi. Lebih-lebih para server yang bertindak sebagai merchandise multi produk. Tidak diberikan quota oleh salah satu operator, ia masih bisa eksis dengan menjual produk lain. Bukankah sudah memiliki pelanggan-pelanggan yang cukup banyak untuk di-supplay produknya?</p>
<p>Lalu bagaimana dengan para dealer/server yang belum lakukan aksi-aksi distribusi produk? Saran yang muncul dari penulis, cobalah menengok/ hadiri workshop bertajuk “Distributorship Management”. Workshop ini adalah salah satu workshop yang mengadopsi dari strategi bisnis produk FMCG yang sekarang ini tentu saja sudah diaplikasikan para operator besar dalam strategi bisnisnya, yang tentu saja dapat membantu para pemilik Distributor/Dealer/Server untuk mengembangkan bisnisnya dengan benar baik dari sisi pengelolaan wilayah (cluster), pengelolaan sales force, pengelolaan pelanggan, pengelolaan piutang dagang maupun cara-cara menekan Shrinkage (penyutusan karena kehilangan).  Workshop akan dilakukan di Bandung, Jogjakarta, Jakarta, Semarang dan Surabaya.</p>
<p>Kesimpulan akhir : agar bisnis terus berjalan, lebih baik kehilangan uang yang jumlahnya tidak sebanding dengan kartu-kartu perdana yang nilainya ratusan juta rupiah yang dibakar hanya sekejap. Sesuai filosofi Sun Tzu, panglima besar perang 2000 tahun yang lalu di Cina, jika lawan berperang menggunakan strategi maka lawan perang itu dengan strategi, jangan lawan dengan amarah! Amarah akan membawa kekalahan dibanding kemenangan!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/510/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/510/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/510/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=510&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2012/01/23/the-power-of-distribution/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2012/01/ge0702.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">GE0702</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KIAT SUKSES MENDIRIKAN KANTOR CABANG ( BUKU BARU YANG SEGERA DI-LAUNCHING OLEH GRAMEDIA)</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/11/22/kiat-sukses-mendirikan-kantor-cabang-buku-baru-yang-segera-di-launching-oleh-gramedia/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/11/22/kiat-sukses-mendirikan-kantor-cabang-buku-baru-yang-segera-di-launching-oleh-gramedia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 04:44:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[BUKU KARYA KAMI]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Secara realita ada dua cara dalam meningkatkan penjualan produk, yaitu menambah produk yang dihasilkan dan memperluas wilayah pemasaran. Jika perusahaan sudah menambah produk sekian jenis, berarti perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk menambah penjualan. Serta akan “maksimal” jika wilayah pemasaran diperluas. Namun sayang dalam praktek, tidak mudah untuk menjangkau territory Nusantara yang berpulau-pulau dan dipisahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=469&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/foto-kantor-cabang.jpg"><img class="alignleft  wp-image-470" title="Foto Kantor Cabang" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/foto-kantor-cabang.jpg?w=383&#038;h=576" alt="" width="383" height="576" /></a>Secara realita ada dua cara dalam meningkatkan penjualan produk, yaitu menambah produk yang dihasilkan dan memperluas wilayah pemasaran. Jika perusahaan sudah menambah produk sekian jenis, berarti perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk menambah penjualan. Serta akan “maksimal” jika wilayah pemasaran diperluas. Namun sayang dalam praktek, tidak mudah untuk menjangkau territory Nusantara yang berpulau-pulau dan dipisahkan oleh lautan. Cara yang paling praktis akhirnya membuka kantor cabang di kota provinsi. Namun cara inipun perusahaan harus memenuhi beberapa syarat antara lain:</p>
<ol>
<li>Sistem kantor pusat sudah dibangun dengan solid. Tidak mungkin mengclonning sistem yang masih kacau balau, sehingga memunculkan kegagalan.</li>
<li>Memiliki SDM yang dipersiapkan sebagai kepala kantor cabang, sebab keberhasilan kantor cabang tergantung pemimpin kantor cabang.</li>
<li>Kantor cabang sudah menerapkan tools penilaian terhadap SDM, sebagai konsekuensi pemilik perusahaan tidak bisa mengawasi secara langsung SDM kantor cabang sebagai unit bisnis tersendiri.</li>
<li>Perusahaan juga harus mengetahui rahasia pengembangan kantor cabang hingga mencapai keberhasilan.</li>
</ol>
<p>Syarat-syarat tersebut sangat penting, namun anda tidak perlu kuwatir untuk dapatkan rahasianya, sebab buku ini mengupas tuntas mengenai hal tersebut, serta ditulis oleh pakar penjualan berpengalaan selama 25 tahun dan seorang kepala cabang sukses, sehingga memudahkan siapapun untuk mempersiapkan diri dalam meningkatkan penjualan dengan membuka kantor cabang. Buku ini sangat cocok untuk para investor, para pemilik perusahaan, sales manager, marketing menager, calon pimpinan cabang, sales supervisor, serta kaum awam yang ingin memperluas pengetahuan dalam memasarkan produk.</p>
<p>Jumlah Hal : 246, Kertas : bookpaper, Terdapat : di toko buku Gramedia, G. Agung, Kharisma, Togas Mas, dll.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/469/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=469&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/11/22/kiat-sukses-mendirikan-kantor-cabang-buku-baru-yang-segera-di-launching-oleh-gramedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/foto-kantor-cabang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Foto Kantor Cabang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SIAPA BILANG MENJUAL ITU SULIT</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/11/17/siapa-bilang-menjual-itu-sulit/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/11/17/siapa-bilang-menjual-itu-sulit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 13:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[BUKU KARYA KAMI]]></category>
		<category><![CDATA[Salesmanship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[Menjual seringkali menjadi hambatan bagi seorang member MLM , direct selling, maupun salesman konvensional. Mereka mengeluh dan merasa gagal menjual, umumnya beralasan tidak memiliki konsumen dan tidak tahu kemana harus menjual. Menjual dianggap pekerjaan paling sulit, meski setelah berhasil menjual mereka pun bisa ketawa. Maka, buku ini sungguh penting dan perlu karena di dalamnya mengupas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=462&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/siapa-bilang-menjual-itu-sulit1.jpg"><img class="alignleft  wp-image-465" title="Siapa bilang menjual itu sulit" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/siapa-bilang-menjual-itu-sulit1.jpg?w=320&#038;h=474" alt="" width="320" height="474" /></a>Menjual seringkali menjadi hambatan bagi seorang member MLM , direct selling, maupun salesman konvensional. Mereka mengeluh dan merasa gagal menjual, umumnya beralasan tidak memiliki konsumen dan tidak tahu kemana harus menjual.</p>
<p>Menjual dianggap pekerjaan paling sulit, meski setelah berhasil menjual mereka pun bisa ketawa. Maka, buku ini sungguh penting dan perlu karena di dalamnya mengupas tuntas 6 cara cerdas bagaimana seorang member MLM, diret selling, dan salesman konvensional bisa menjual  dengan muda, serta menangkap peluang penjualan yang berkelanjutan.</p>
<p>Dua di antara 6 cara cerdas itu adalah : memiliki sikap positif sebagai penjual, dan mengetahui kemana harus menjual. Oleh karena itu, segera cermati dan dalami buku ini, lalu terapkan dalam fakta lapangan. Sebuah pejabaran yang diuraikan oleh penulis sekaligus praktisi bidang penjualan, yang telah berpengalaman lebih dari 25 tahun.</p>
<p>Pelaku bisnis MLM, leader, Salesman konvensional, dosen dan mahasiswa, serta kalangan awam yang menggeluti bidang penjualan layak dan mutlak mempelajari buku ini.</p>
<p>Tebal buku : 195 halaman, segera dapatkan di toko buku Gramedia dan toko buku lainnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/462/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=462&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/11/17/siapa-bilang-menjual-itu-sulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/siapa-bilang-menjual-itu-sulit1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Siapa bilang menjual itu sulit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IN HOUSE TRAINING UNTUK SPG DI PT. JAMU AGUNG SEJAHTERA</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/11/17/in-house-training-untuk-spg-di-pt-jamu-agung-sejahtera/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/11/17/in-house-training-untuk-spg-di-pt-jamu-agung-sejahtera/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 10:08:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Salesmanship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/2011/11/17/in-house-training-untuk-spg-di-pt-jamu-agung-sejahtera/</guid>
		<description><![CDATA[In house training yang diadakan tanggal 15 November 2011 adalah untuk memberikan pengetahuan dan skill &#8221; bagaimana menjadi SPG yang smart dalam promosi&#8221;. SPG diharapkan tidak hanya menjadi boneka pajang di sebelah rak produknya, tetapi berperan aktif untuk lakukan jemput bola, agar tujuan promosi bisa dicapai seperti yang diharapkan. Selama ini para SPG hanya berdiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=447&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/img_20518.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-450" title="IMG_2051" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/img_20518.jpg?w=645" alt=""   /></a>In house training yang diadakan tanggal 15 November 2011 adalah untuk memberikan pengetahuan dan skill &#8221; bagaimana menjadi SPG yang smart dalam promosi&#8221;. SPG diharapkan tidak hanya menjadi boneka pajang di sebelah rak produknya, tetapi berperan aktif untuk lakukan jemput bola, agar tujuan promosi bisa dicapai seperti yang diharapkan. Selama ini para SPG hanya berdiri manis di sebelah rak produknya, sementara itu perusahaan tidak mau seperti ini. SPG diharapkan dapat memperkenalkan produk sebanyak mungkin kepada konsumen.<br />
Namun dalam prosesnya, aktivitas SPG diidentifikasikan seperti seorang salesman, artinya mereka diharapkan mampu untuk lakukan selling. Pergeseran seperti ini mulai terjadi. SPG sudah tidak lagi sebagai seorang yang aktivitasnya lebih banyak berpromosi, tetapi kini dituntut untuk lakukan penjualan. Penjualan yang terjadi sebenarnya secara tidak langsung. SPG selain aktif memperkenalkan produk kepada konsumen, juga diharapkan mampu untuk lakukan aktivitas display, sebab laku-tidaknya suatu produk ternyata tergantung pula pada display. Oleh karena itu jangan disalah artikan jika ada yang mengatakan bahwa SPG sebenarnya ujung tombak perusahaan, maka bagi yang paham betul dengan hal ini wajib mengamini. SPG sangat penting dalam era persaingan produk yang semakin sengit. Sayang turun over SPG sangat cepat, selain karena mereka diproyeksi sebagai garda depan yang sifatnya sementara, tetapi sifat gender juga mempengarui. Mereka akan berhenti bekerja setelah menikah, ya itulah kenyataannya. Selamat berjuang untuk perusahaan para SPG yang penuh semangat!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/447/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=447&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/11/17/in-house-training-untuk-spg-di-pt-jamu-agung-sejahtera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/img_20518.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_2051</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT PUBLIC (BATH &#8211; 2)</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/11/10/distributorship-management-public-bath-2/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/11/10/distributorship-management-public-bath-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 11:07:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Distribusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Keluhan yang sering terjadi atas kerjasama penjualan lewat distributor oleh principal adalah rendahnya penjualan. Sementara itu distributor sering mengeluh profit yang diperoleh sangat minim, sedangkan principal terus berupaya agar distributor memiliki kinerja prima. Problema ini tidak pernah kunjung berhenti sebelum masing-masing mengetahui peran masing-masing secara mendalam. Sementara itu sukses pemasaran suatu produk selain terletak pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=423&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_425" class="wp-caption aligncenter" style="width: 470px"><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/390333_240816795971547_100001296865057_650688_1293562517_n.jpg"><img class="size-full wp-image-425" title="390333_240816795971547_100001296865057_650688_1293562517_n" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/390333_240816795971547_100001296865057_650688_1293562517_n.jpg?w=645" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">WORKSHOP DISTRIBUTORSHIP BATH -2</p></div>
<p>Keluhan yang sering terjadi atas kerjasama penjualan lewat distributor oleh principal adalah rendahnya penjualan. Sementara itu distributor sering mengeluh profit yang diperoleh sangat minim, sedangkan principal terus berupaya agar distributor memiliki kinerja prima. Problema ini tidak pernah kunjung berhenti sebelum masing-masing mengetahui peran masing-masing secara mendalam.</p>
<p>Sementara itu sukses pemasaran suatu produk selain terletak pada banyaknya produk yang dibuat dan adanya support marketing oleh produsen, sebenarnya terletak juga di pundak distributor, bagaimana distributor bisa menjualnya, di saat daya beli konsumen menurun sekalipun. Distributor bisa exis bersama principal berpuluh-puluh tahun, kuncinya karena distributor bisa menerjemahkan kemauan principal. Tidaklah mudah mengikuti kemauan principal kalau distributor tidak  memiliki manajemen yang cukup baik. Terutama Distributor yang berangkat dari <em>trader </em>(pemilik toko) sehingga dalam kerjasama dengan principal, distributor menganut manajemen toko, untuk meningkatkan penjualan tentunya principal menginginkan manajemen distributor cukup baik. Saat ini Principal juga berusaha membantu memperbaiki distributor trader menjadi distributor profesional. Inilah tantangan principal dan sekaligus peluang bagi <em>trader</em> (pemilik toko) untuk mengembangkan distributornya menjadi lebih baik. Namun apa yang dilakukan principal belum cukup memadai karena keterbatasan Sumberdaya principal. Sedangkan kesadaran untuk membantu memperbaiki kinerja distributor belum semua principal siap.</p>
<p>Nah, untuk membantu dan menjawab kekurangan principal dalam upaya memperbaiki kinerja distributor, maka ”Workshop Distributorship management” dengan tajuk ”Tingkatkan penjualan principal-distributor, Tingkatkan profit distributor, dan menekan Shrinkage distributor” akan sangat membantu principal dalam rangka memperbaiki kinerja distributor terutama di segi peningkatan penjualan dan profit distributor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada workshop ini peserta akan belajar mengenai:</p>
<p><strong>Pendahuluan Distributorship management</strong></p>
<ul>
<li>Konsep Pemasaran dan strategi distribusi distributor</li>
<li>Model-model Multy Distributor</li>
<li>Latar belakang kerja sama Principal dan distributor</li>
<li>Prospek Bisnis distributor.</li>
<li>Orientasi principal dan distributor dalam penjualan.</li>
</ul>
<p><strong>Sales Force Management Principal Vs Distributor</strong></p>
<ul>
<li>Aplikasi Key performance indicator sales force</li>
<li>Sistem remunerasi Sales force</li>
<li>Reward &amp; Punisment sales force</li>
<li>Daya tarik dan alasan pemberian insentif sales force</li>
</ul>
<p><strong>Maksimalisasi penjualan Distributor melalui Sales Territory management</strong></p>
<ul>
<li>Element sales territory management</li>
<li>Jenis Channel Distribusi</li>
<li>Mendesain Rute kunjungan</li>
<li>Menghitung beban kerja sales force</li>
<li>Sales Territory Vs Sales Prosses.</li>
</ul>
<p><strong>Strategi Distributor kelola pelanggan.</strong></p>
<ul>
<li>Bagaimana menangani komplain.</li>
<li>Memaksimalkan inti CRM ( Customer Relationship management)</li>
<li>Mengukur kinerja distributor melalui Key Performance Indicator (KPI)</li>
<li>Aplikasi dan contoh KPI distributor.</li>
</ul>
<p><strong>Menekan Shrinkage dan meningkatkan profit Distributor.</strong></p>
<ul>
<li>Biaya-biaya distributor dan pengelompokannya.</li>
<li>Sebab-sebab shrinkage dan cara mengatasinya.</li>
</ul>
<p><strong>Mengelola Account receivable (AR) Sales Force Distributor.</strong></p>
<ul>
<li>Status Piutang penjualan.</li>
<li>Kelola AR melalui audit lapangan.</li>
<li>Problem setelah audit lapangan.</li>
<li>Penyebab piutang penjualan bermasalah.</li>
<li>Performance dan tanggung jawab sales force.</li>
<li>Mencegah piutang Bad debt.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/423/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=423&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/11/10/distributorship-management-public-bath-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/390333_240816795971547_100001296865057_650688_1293562517_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">390333_240816795971547_100001296865057_650688_1293562517_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT UNTUK BISNIS PULSA ( HOTEL ASTON BANDUNG, 5 NOVEMBER 2011)</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/11/10/distributorship-management-untuk-bisnis-pulsa-hotel-aston-bandung-5-november-2011/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/11/10/distributorship-management-untuk-bisnis-pulsa-hotel-aston-bandung-5-november-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 10:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar & Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Distribusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Kebijakan 2 operator besar Telkomsel &#38; XL dalam memberlakukan Hard Cluster disambut dengan wawas maupun optimis oleh pelaku bisnis pulsa. Bagi yang pesimis tentunya merasakan penghasilan yang kian merosot. Permasalahannya dealer maupun pemain server tidak diperbolehkan lagi menjual pulsa keluar dari wilayah yang sudah ditentukan oleh operator. Pemberlakuan untuk inner 80% sedangkan outter boleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=417&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/img_0012.jpg"><img class="size-full wp-image-419" title="IMG_0012" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/img_0012.jpg?w=645" alt=""   /></a></dt>
</dl>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebijakan 2 operator besar Telkomsel &amp; XL dalam memberlakukan Hard Cluster disambut dengan wawas maupun optimis oleh pelaku bisnis pulsa. Bagi yang pesimis tentunya merasakan penghasilan yang kian merosot. Permasalahannya dealer maupun pemain server tidak diperbolehkan lagi menjual pulsa keluar dari wilayah yang sudah ditentukan oleh operator. Pemberlakuan untuk inner 80% sedangkan outter boleh 20%. Hal ini memicu kerugian bagi dealer atau pemain server yang tidak mengandalkan distribusi. Bagi dealer dan pemain server yang sudah menerapkan penjualan dengan cara jemput bola hal ini tidak masalah. Oleh sebab itu pelatihan yang bertajuk “ Distributorship Management” disambut sangat antusias oleh pemilik dealer maupun server yang ingin mengembangkan bisnisnya lebih lanjut. Mereka ingin mengetahui cara-cara yang ingin dan dilakukan oleh operator, yang nota bene menggunakan konsultan FMCG. Dengan begitu melalui pelatihan “Distributorship management” para peserta bisa membuat perbandingan, menganalisa dan mengenali kemauan operator secara dalam. Pelatihan “Distributorship Management” yang diadakan oleh PT. Sandiloka ( penyedia software server) bekerja sama dengan Frans M. Royan SE,MM dari Groedu International Consultant, memprakarsai pelatihan “Distributorship Management” dengan harapan para pebisnis pulsa bisa belajar dan mengimbangi kemauan operator, serta agar bisnisnya langgeng.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/417/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/417/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/417/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=417&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/11/10/distributorship-management-untuk-bisnis-pulsa-hotel-aston-bandung-5-november-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/11/img_0012.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0012</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STRATEGI DISTRIBUTOR KELOLA PELANGGAN</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/10/12/strategi-distributor-kelola-pelanggan/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/10/12/strategi-distributor-kelola-pelanggan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 15:52:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Distribusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Pada bagian sebelumnya sudah disinggung bagaimana memberikan service kepada pelanggan, namun selama ini yang dilakukan sebatas penggunaan rute kunjungan yang rutin dan melakukan pengiriman yang tepat waktu. Tetapi distributor belum melakukan hal lain yang sifatnya untuk jangka panjang dan sifatnya mengikat.  Distributor memiliki ketergantungan yang sangat pada pelanggan, oleh sebab itu besar kecilnya distributor, serta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=414&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/10/copy-of-img_2823.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-415" title="Copy of IMG_2823" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/10/copy-of-img_2823.jpg?w=645" alt=""   /></a>Pada bagian sebelumnya sudah disinggung bagaimana memberikan service kepada pelanggan, namun selama ini yang dilakukan sebatas penggunaan rute kunjungan yang rutin dan melakukan pengiriman yang tepat waktu. Tetapi distributor belum melakukan hal lain yang sifatnya untuk jangka panjang dan sifatnya mengikat. </p>
<p>Distributor memiliki ketergantungan yang sangat pada pelanggan, oleh sebab itu besar kecilnya distributor, serta berhasil tidaknya distributor juga tergantung pada bagaimana distributor mengelola pelanggan dengan baik. Mulai dari pelayanan yang dilakukan setiap hari dalam operasional, sampai dengan pemecahan masalah yang bertumpu pada kepentingan pelanggan. Di bawah ini penulis mencoba uraikan begaimana mengelola pelangggan yang dilakukan distributor dengan menggunakan pendekatan <em>curtomer relationship management</em> (CRM).</p>
<p><strong>Pelanggan VS CRM</strong><strong></strong></p>
<p>Menurut Philip Kotler bahwa penggunaan CRM ini akan kurang tepat jika dilakukan pada produk yang memiliki pelanggan yang jumlahnya sampai ribuan, sebab pengelolaan pelanggan yang jumlahnya ribuan sulit untuk ditangani secara data base. Namun pada buku ini dengan pendekatan yang pernah dilakukan banyak distributor di lapangan kita akan mencoba mengaplikasikan.</p>
<p>Mulailah mengelompokan pelanggan sesuai dengan kontribusinya. Kalau pada produk FMCG dikenal dengan nama outlet pareto. Apa yang dimaksud dengan outlet pareto ini? Outlet pareto adalah outlet yang memberikan kontribusi pada distributor sekitar 80% volume penjualannya, tetapi jumlah outlet ini banyaknya hanya 20% saja dari keseluruhan pelanggan distributor. Menurut ahli marketing gaek itu pula, bahwa ”perusahaan harus mulai mengelompok-ngelompokan customer. Tidak semua customer menghasilkan uang bagi perusahaan. Perusahaan perlu menentukan siapa saja customer penting mereka, dan memastikan mereka telah dilayani dengan lebih baik dari yang sudah –sudah.”</p>
<p>Kalau hal ini mungkin sesuai dengan apa yang diinginkan distributor, maka pengelolaan pelanggan dengan cara menggunakan data base customer sudah dipenuhi. Namun hanya pada pelanggan tertentu saja. Kemudian, bagaimana mengelola pelanggan dengan pendekatan CRM tersebut? Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah :</p>
<ol>
<li>Pilih  pelanggan Pelanggan besar dengan order besar. Mengapa memilih pelanggan ini? Pelanggan yang dipilih adalah pelanggan besar. Kalau distributor memiliki kebijakan lain, pemilihan bisa dilakukan sesuai tipe customer. Ini juga tidak apa yang penting di dalam tubuh distributor ada data base yang merupakan pelanggan besar dan berkontribusi sebanyak 80% terhadap penjualan.</li>
<li>Buatlah format isian yang menyebutkan : nama pengelola outlet (suami, Istri dan anak no. 1) alamat, <span style="text-decoration:underline;">tanggal lahir</span> pengelola outlet (suami, istri anak no.1) dan <span style="text-decoration:underline;">agama</span> pengelola outlet (suami, istri dan anak no.1). Dari data tersebut dapat diketahui  tanggal lahir,  yang akan bermanfaat jika akan mengirimkan kartu ucapan ulang tahun. Data mengenai agama berguna ketika akan mengirimkan ucapan hari besar keagamaan dan parcel kalau memungkinkan.</li>
<li>Buatlah format isian seperti format diatas yang terdiri, tanggal lahir, agama dan alamat untuk masing-masing pengecer atau pelanggan istimewa sebanyak 20 outlet di masing-masing wilayah yang dikelolah salesman. Format isian tanggal lahir berguna untuk mengirimkan gift ketika ulang tahun. Tentukan tahun I untuk pemilik, tahun II untuk istri dan tahun III untuk anak.  Dari format isian agama bisa digunakan untuk mengirim kartu ucapan dan parcel hari besar keagamaan.</li>
<li>Setelah mengetahui data base semuanya, maka distributor mulai menyiapkan budget yang tentunya akan dikeluarkan setahun sekali dan jumlahnya terbatas. Kalau budgetnya masih besar maka meminta bantuan dari principal bisa pula dilakukan. Principal tertentu akan mengabulkan sumbangan ini jika memang untuk pelanggan distributor. Bahkan ada pula principal yang mau menanggung semua biaya asal tidak melewati budget perusahaan.</li>
<li>Kemudian untuk pengecer yang tidak tercantum dalam data base yang disurvei dibuatkan porogram <em>trade promotion</em> (toko &amp; Supplier) yang akan dibagikan setiap hari lebaran, misalnya memberikan kaos untuk pembelian tertentu. Dan dibuatkan proposal ke principal.</li>
</ol>
<p>Tahapan tersebut di atas akan tepat guna jika dilakukan dengan benar dan mendapat dukungan dari principal. Principal sendiri tidak akan merugi jika hal itu diberikan pada pelanggan sebab pelanggan adalah asset yang dimiliki principal dan distributor. Sekali tempo dengan melakukan  hal itu pelanggan merasa diperhatikan.</p>
<p>            <strong>Menambah jaringan on line</strong></p>
<p>Ide ini tentunya sangat baik dalam mengelola pelanggan yang mulai melihat peluang internet sebagai sarana komunikasi. Apalagi sekarang ini <em>Speedy </em>program dari Telkom dipromosikan begitu gencar, sehingga menimbulkan peluang pada penggunaan  jaringan on line.</p>
<p>Jika distributor memiliki jaringan on line, terutama untuk Customer yang pembeliannya besar dan selalu cepat order, bisa dilayani secara langsung oleh distributor tanpa harus menunggu salesman datang untuk mengunjunginya. Sebagai alternatif agar pelanggan bisa terlayani dengan baik, maka selain kunjungan reguler maka sarana jaringan on line akan membantu.</p>
<p><strong>Gathering program</strong><strong></strong></p>
<p>Acara <em>gathering</em> program ini seringkali yang mengadakan adalah principal. Principal sengaja mengundang para pelanggan distributor dan dikumpulkan pada suatu tempat. Misalnya di hotel berbintang atau restoran besar yang suasananya nyaman dan santai. Acara ini selain untuk berkumpul dan silahturahmi, para undangan diajak untuk berpikir bagaimana untuk mengembangkan produk principal agar berhasil di pasar. Nah, pada kesempatan ini biasanya pelanggan akan ditantang dengan meminta order pada mereka. Setelah mereka berani memesan barang dengan jumlah tertentu mereka akan mendapatkan kupon yang  kemudian akan diundi. Undiannya bisa sepeda motor untuk pemenang pertama, kedua telivisi LCD, ketika Lemari es dua pintu dan mungkin saja ada 30 pemenang hiburan yang berupa hand phone.</p>
<p>Selain produk lama yang dilombakan, produk yang akan segera diluncurkan juga diundi dan dimintakan order. Serta kompensasi yang diberikan juga dalam bentuk kupon dan hadiah langsung jika melakukan order minimal. Cara ini cukup memikat pelanggan sebab pelanggan datang ke acara itu tidak hanya sekedar mendapatkan hiburan tetapi mendapatkan pula banyak keuntungan dari acara itu.</p>
<p>Acara <em>gathering </em>pada intinya adalah untuk saling mengikatkan diri antara pelanggan dengan pelanggan, antara distributor dengan principal, dan antara distributor dengan pelanggan. Acara ini cukup jitu sebab dengan diundangnya mereka ke acara ini biasanya mereka akan bangga dan dihargai. Setelah acara ini selesai biasanya mereka akan banyak bercerita tentang pengalamannya <em>gathering</em>. Jika mendapatkan door prize yang nilainya cukup besar, maka pelanggan itu akan bercerita ke salesman-salesman perusahaan lain, sehingga acara itu menjadi suatu momen yang kadang kala juga mengundang rasa penasaran pesaingnya.</p>
<p>Acara <em>gathering</em> yang dihadiri pelanggan tertentu, biasanya pelanggan besar ini, akan menjadi anjang saling berkompetisi. Akhirnya kondisi ini juga menguntungkan distributor sebab dengan berkompetisinya mereka, pembelian mereka semakin besar. Dengan begitu dituntut pula keseriusan distributor dalam menyediakan barang yang akan dipesan. Jadi adanya <em>gathering</em> selain bisa menimbulkan keeratan antara pelanggan dengan pelanggan, distributor dengan principal, dan distributor dengan pelanggan juga ada manfaat bagi penjualan. Inilah cara principal dalam mengelola pelanggannya, dimana pelanggan itu adalah asset distributor.</p>
<p><strong>Visiting to customer</strong><strong></strong></p>
<p>Patricia Moore &amp; William Moore dalam karyanya “<em>Mastering CRM in seven days</em>” mengungkapkan bahwa “ <em>konsumen adalah individu-individu yang memiliki kebutuhan, aspirasi dan keinginan. Dengan mengakui konsumen sebagai individu, suatu organisasi dapat mulai memperlakukan mereka dengan cara bagaimana mereka ingin diperlakukan. Unsur-unsur tadi  tidak hanya kebutuhan akan memenangkan konsumen, melainkan juga menjaga konsumen yang sudah ada sedemikian senang, sehingga mereka tetap kembali untuk mendapatkan produk dan jasa anda</em>.”</p>
<p>Banyak manfaat yang mestinya didapatkan oleh seorang <em>owner</em> distributor atas kunjungannya ke para pelanggan. Selain untuk kebutuhan-kebutuhan yang bersifat rutinitas, kunjungan ke pelanggan sebenarnya memiliki nilai yang lebih dari hal itu.  Pemilik distributor akan menghargai mereka sehingga mereka merasa dihargai. Seperti apa yang ditulis Patricia Moore bersama pasangannya, bahwa pelanggan itu memiliki suatu kebutuhan, aspirasi dan keinginan yang mungkin juga akan disampaikan kepada pemilik distributor ketika berkunjung.</p>
<p>Kalau kebetulan distributor memiliki lokasi di daerah, maka program pengelolaan pelanggan menjadi effektif jika pemilik atau sales manger setiap bulan sekali melakukan kunjungan ke pelanggannya. Kunjungan ke pelanggan itu bisa dilakukan dengan cara menjadwalnya. Pelanggan-pelanggan yang dikunjungi, tidak semuanya harus pelanggan pareto. Sedangkan agenda datang ke pelanggan adalah : sekedar mengobrol, membagi agenda, menagih, memberikan undangan dan memberikan sample produk baru.</p>
<p>Datang ke pelanggan dengan tujuan ngobrol bisa menjadi salah satu cara dalam  membangun hubungan dengan pelanggan. Namun tidak semua pelanggan memiliki waktu mengobrol, sehingga perlu mencari waktu yang pas untuk itu. Waktu senggang yang tepat yang dimiliki pelanggan adalah ketika makan siang. Hal ini tentu saja perlu penyesuaian dan distributorlah yang mengetahui. Jika terjadi sesuatu yang tidak beres pada aktivitas salesman, maka <em>owner</em> atau sales manager bisa segera mengatasinya. Jadi  banyaklah manfaatnya jika pihak distributor sering datang ke pelanggan, sebab kalau ada yang tidak beres dengan anggota team distributor, maka pelanggan akan segera membantu.</p>
<p>Berkunjung ke pelanggan bisa jadi dengan tujuan membagi agenda tahunan, kalender atau barang cetakan lain yang memang disediakan principal. Dengan memberikannya sendiri barang-barang itu, maka pelanggan akan merasa diistimewakan. Ini adalah salah satu cara meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Serta sekaligus mengelolanya.</p>
<p>Kadang kala datang ke pelanggan bisa juga dalam rangkah membantu menagih piutang penjualan. Memang tabu bagi seorang <em>owner</em> menagih sendiri, tetapi kalau sifatnya ’membantu’ tidak menjadi masalah. Kunjungan dengan tujuan menagih ini tidak menjadi nomer satu. Tujuannya tetaplah ingin berkunjung tetapi juga sambil menagih kalau bisa. Jika tidak bisa menagih, toh salesman atau <em>collector</em> bisa menangani. Kedatangan owner bukan semata-mata untuk tujuan menagih, tetapi berkunjung untuk ngobrol.</p>
<p>Selain itu, berkunjung ke pelanggan ini memiliki tujuan untuk membagi undangan. Entah undangan pernikahan anak, undangan <em>gathering</em> yang diadakan oleh principal, atau undangan yang lain. Semua itu adalah sebuah sarana, bagaimana bisa bertemu dengan pelanggan dan mempererat tali persaudaraan atau meningkatkan hubungan.  Atau kalau tidak ada undangan, memberikan sample produk baru secara langsung ke palanggan juga menciptakan efek yang luar biasa. Makna sample yang dibawa pihak <em>owner</em> berbeda sekali kalau yang membawa salesman, maka kalau pelanggan tidak membantu, maka pelanggan akan merasa malu. Inilah cara-cara bagaimana meningkatkan dan mengelola pelanggan agar pelanggan tetap kembali dan loyal dengan distributor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/414/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/414/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/414/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=414&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/10/12/strategi-distributor-kelola-pelanggan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/10/copy-of-img_2823.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Copy of IMG_2823</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Sukses Merancang &amp; Mengaplikasikan : MARKETING PLAN</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/10/06/kiat-sukses-merancang-mengaplikasikan-marketing-plan/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/10/06/kiat-sukses-merancang-mengaplikasikan-marketing-plan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 03:46:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[ENTREPRENEUR]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan & Promosi]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Menepis Pameo &#8221; Berwirausaha tidak perlu marketing plan, asal jalan usaha pasti jalan&#8221; Pameo yang benar &#8221; Marketing plan jalan, bisnis profit maka pemilik bisa jalan-jalan.&#8221; Di Cina membangun sebuah hotel 15 lantai membutuhkan waktu hanya 46 jam, jam ke 47 Hotel sudah bisa dihuni. Hebatnya, ketika membuat gedung itu tidak ada satupun kecelakaan, atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=410&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menepis Pameo &#8221; Berwirausaha tidak perlu marketing plan, asal jalan usaha pasti jalan&#8221; Pameo yang benar &#8221; Marketing plan jalan, bisnis profit maka pemilik bisa jalan-jalan.&#8221;</strong></p>
<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/10/kiat-sukses-merancang-marketing-plan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-411" title="Kiat sukses merancang Marketing plan" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/10/kiat-sukses-merancang-marketing-plan.jpg?w=203&#038;h=300" alt="" width="203" height="300" /></a>Di Cina membangun sebuah hotel 15 lantai membutuhkan waktu hanya 46 jam, jam ke 47 Hotel sudah bisa dihuni. Hebatnya, ketika membuat gedung itu tidak ada satupun kecelakaan, atau lingkungan kotor seperti kalau membangun gedung di Indonesia, semua bersih. Nah, kenapa membuat gedung bisa memakan waktu hanya 46 jam, ternyata hebatnya bukan di sisi teknologi, tetapi di sisi bagaimana perencanaan yang dibuat untuk membangun gedung itu. Konon untuk membangun gedung itu butuh waktu 5 tahun untuk merencanakannya.</p>
<p>Lalu apa hubungannya dengan buku ini? Selama ini kita selalu diajarkan bahwa kalau mau berusaha “berusaha saja” tidak perlu rumit-rumit menggunakan marketing plan. Lalu, apa kemudian yang terjadi dengan usaha-usaha yang dibangun tanpa marketing plan?</p>
<ul>
<li>Nyaris sebagian besar bangkrut.</li>
<li>Kalau ada yang berhasil dari 1000 usaha hanya ada 1 saja yang berhasil. Satu yang berhasil ini saja yang biasanya berbicara paling lantang kalau dirinya berhasil tanpa marketing plan.</li>
</ul>
<p>Sesungguhnya dalam aktivitas bisnis apapun, marketing plan tetap dibutuhkan. Apalagi dalam kondisi yang sangat kompetitif seperti sekarang ini, jangan mengambil ilmu dari yang berhasil tanpa “marketing plan” ketika persaingan masih tidak ketat. Eranya sekarang amat berbeda. Nah, buku yang anda pegang ini sangat memberikan inspirasi “bagaimana menyusun marketing plan sederhana” demi keberhasilan usaha anda. Buku ini akan membahas: trik menemukan ide-ide kreatif untuk marketing plan, perencanaan produk, STP dan differensiasinya, perencanaan harga yang tepat, mapping dan perencanaan penggunaan SDM, teknik membuat jaringan pemasaran, strategi memetakan wilayah pemasaran, program promosi yang berhasil, handling komplain konsumen dan bagaimana menservice-nya, kehebatan sebuah merchandise management, time table marketing plan dan evaluasi marketing plan setelah dilakukan eksekusi.</p>
<p>Buku ini sangat cocok bagi para entrepreneur muda maupun senior, kalangan praktisi antara lain : Marketing Manager, Sales manager, Sales Supervisor, para awam yang akan berwirausaha maupun dosen dalam memperkaya pengetahuannya dalam bidang pemasaran praktis. Semakin menarik saja buku ini karena ditulis oleh praktisi dan konsultan yang telah berpengalaman selama 25 tahun di bidang pemasaran. </p>
<p> Kertas: Bookpaper, Hal : 246 Hal.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/410/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=410&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/10/06/kiat-sukses-merancang-mengaplikasikan-marketing-plan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/10/kiat-sukses-merancang-marketing-plan.jpg?w=203" medium="image">
			<media:title type="html">Kiat sukses merancang Marketing plan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STRATEGI SUKSES MEMASARKAN PRODUK BARU</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/08/19/strategi-sukses-memasarkan-produk-baru/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/08/19/strategi-sukses-memasarkan-produk-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 16:44:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[BUKU KARYA KAMI]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat ini sesuai kenyataannya berkali-kali produk yang dipasarkan gagal di pasar. Terutama produk baru yang dihasilkan para pengusaha muda dan generasi penerus perusahaan kedua dan ketiga yang belum tahu persis dalam memasarkan produk baru. Masalah pelik ini membuat jatuh bangun para pengusaha dalam kegagalan. Supaya tidak gagal, maka seorang pengusaha harus mencari jalan keluar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=397&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/08/strategi-sukses-memasarkan-produk-baru.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-398" title="Strategi sukses memasarkan produk baru" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/08/strategi-sukses-memasarkan-produk-baru.jpg?w=197&#038;h=300" alt="" width="197" height="300" /></a>Pada saat ini sesuai kenyataannya berkali-kali produk yang dipasarkan gagal di pasar. Terutama produk baru yang dihasilkan para pengusaha muda dan generasi penerus perusahaan kedua dan ketiga yang belum tahu persis dalam memasarkan produk baru. Masalah pelik ini membuat jatuh bangun para pengusaha dalam kegagalan. Supaya tidak gagal, maka seorang pengusaha harus mencari jalan keluar. Banyak jalan keluar yang dicoba, tetapi hasilnya tetap nihil. Hal ini pasti akan membuat pemilik produk dalam posisi keputusasaan. Supaya tidak lakukan trial &amp; error, maka jalan keluar yang pas tentunya harus membaca buku ini, dimana buku ini berisi :</p>
<ul>
<li>Memilih produk yang tepat untuk dipasarkan.</li>
<li>Trik memoles agar produk laku.</li>
<li>Trik mendesain kemasan yang menjual</li>
<li>Temukan unique selling produk sebagai penentu produk laku di pasar.</li>
<li>Trik menentukan harga &amp; profit.</li>
<li>Mempersiapkan jaringan pelanggan &amp; survey keuangan.</li>
<li>Mempersiapkan tenaga penjualan.</li>
<li>Mempersiapkan promosi dan tenaga promosi.</li>
<li>Melakukan pendampingan, training dan product knowledge tenaga pemasaran.</li>
<li>Menggunakan strategy pemasaran melalui strategy Multy Distributor Channel.</li>
<li>Dan lain-lain yang berhubungan dengan cara memasarkan produk baru.</li>
</ul>
<p>Buku yang sudah ada di tangan anda ini sangat menarik dan penuh inspirasi, khususnya bagi para entrepreneur muda, entrepreneur senior, para profesional antara lain marketing manager, sales manager, sales supervisor maupun para awam yang sedang mau mandiri dengan berwirausaha dan dalam tahap mengembangkan produk baru. Jangan lewatkan buku ini karena ditulis mantan praktisi yang berpengalaman selama 24 tahun, dan konsultan di bidang penjualan produk baru.</p>
<p>Penerbit : Elexmedia Kompuntindo. Jumlah hal : 161 hal. Kertas : Bookpaper. Harga Rp 32.800,_</p>
<p>&#8220;JANGAN LEWATKAN BUKU YANG SATU INI&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/397/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=397&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/08/19/strategi-sukses-memasarkan-produk-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/08/strategi-sukses-memasarkan-produk-baru.jpg?w=197" medium="image">
			<media:title type="html">Strategi sukses memasarkan produk baru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TRIK DAN STRATEGI MENJUAL HARD GOODS LEWAT ON LINE</title>
		<link>http://groedu.wordpress.com/2011/08/19/trik-dan-strategi-menjual-hard-goods-lewat-on-line/</link>
		<comments>http://groedu.wordpress.com/2011/08/19/trik-dan-strategi-menjual-hard-goods-lewat-on-line/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 16:37:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>groedu</dc:creator>
				<category><![CDATA[BUKU KARYA KAMI]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://groedu.wordpress.com/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu penelitian ditemukan bahwa sekitar 97% para pebisnis secara on line gagal. Ternyata diketahui bahwa kegagalan mereka bersumber pada terjebaknya mereka pada model mental dunia lama yaitu off line, membangun toko on line seolah &#8220;memasang sebuah toko&#8221; di on line, dengan infrastruktur navigasi, disain, merchandising, merchant account dan shopping cart, dan berpikir bahwa traffic [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=393&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://groedu.files.wordpress.com/2011/08/foto-buku-menjual-hard-good-lewat-on-line1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-395" title="Foto buku Menjual Hard good lewat on line" src="http://groedu.files.wordpress.com/2011/08/foto-buku-menjual-hard-good-lewat-on-line1.jpg?w=198&#038;h=300" alt="" width="198" height="300" /></a>Pada suatu penelitian ditemukan bahwa sekitar 97% para pebisnis secara on line gagal. Ternyata diketahui bahwa kegagalan mereka bersumber pada terjebaknya mereka pada model mental dunia lama yaitu off line, membangun toko on line seolah &#8220;memasang sebuah toko&#8221; di on line, dengan infrastruktur navigasi, disain, merchandising, merchant account dan shopping cart, dan berpikir bahwa traffic sama dengan lokasi strategis yang mereka miliki di toko off line. Jelas hal ini salah besar!</p>
<p>Untuk membangun toko online ternyata kita harus memperhatikan : bagaimana kita membuat strategi memprajual toko on line melalui berbagai pernak-pernik artikel berbasis tema. Mengapa demikian? Ternyata para pengunjung toko on line adalah para pencari solusi. Oleh karena sifat inilah, yang membedakan traffic di off line dan on line. Buku ini akan membahas secara detail mengenai :</p>
<p>Ø  Sejarah penjualan secara on line, memandu agar pebisnis online tidak tersesat.</p>
<p>Ø  Dasar-dasar bisnis on line.</p>
<p>Ø  Bagaimana membangun sebuah situs berbasis tema.</p>
<p>Ø  Mengembangkan kata-kata kunci profitabilitas tinggi agar traffic tinggi.</p>
<p>Ø  Melonjakan traffic dengan program affiliate.</p>
<p>Ø  Memakai blog untuk memprajual toko anda.</p>
<p>Ø  Menginstal software shopping cart untuk mempermudah belanja.</p>
<p>Ø  Submit ke mesin-mesin pencari.</p>
<p>Ø  Membangun Elektronik magazine (Ezine) untuk tingkatkan penjualan.</p>
<p>Buku yang ada di tangan anda sangatlah sayang jika tidak segera dimiliki, sebab buku ini ditulis praktisi sales dan marketing off line dan on line. Buku ini sangat cocok untuk pemerhati bisnis on line, para awam yang ingin membuka usaha, para pemilik bisnis online, mahasiswa, dosen serta para peminat bisnis on line pada umumnya.</p>
<p>Penerbit : Elexmedia Kompuntido. Jumlah halaman: 244. Kertas: Bookpapaer. Harga Rp 50.000,-</p>
<p>&#8220;JANGAN LEWATKAN BUKU YANG SATU INI!!!&#8221;</p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/groedu.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/groedu.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/groedu.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/groedu.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/groedu.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/groedu.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/groedu.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/groedu.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/groedu.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/groedu.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/groedu.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/groedu.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/groedu.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/groedu.wordpress.com/393/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=groedu.wordpress.com&amp;blog=3044218&amp;post=393&amp;subd=groedu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://groedu.wordpress.com/2011/08/19/trik-dan-strategi-menjual-hard-goods-lewat-on-line/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a211d638538d9882c636cd948034bf4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">groedu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://groedu.files.wordpress.com/2011/08/foto-buku-menjual-hard-good-lewat-on-line1.jpg?w=198" medium="image">
			<media:title type="html">Foto buku Menjual Hard good lewat on line</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
