DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT UNTUK BISNIS PULSA ( HOTEL ASTON BANDUNG, 5 NOVEMBER 2011)


 

Kebijakan 2 operator besar Telkomsel & XL dalam memberlakukan Hard Cluster disambut dengan wawas maupun optimis oleh pelaku bisnis pulsa. Bagi yang pesimis tentunya merasakan penghasilan yang kian merosot. Permasalahannya dealer maupun pemain server tidak diperbolehkan lagi menjual pulsa keluar dari wilayah yang sudah ditentukan oleh operator. Pemberlakuan untuk inner 80% sedangkan outter boleh 20%. Hal ini memicu kerugian bagi dealer atau pemain server yang tidak mengandalkan distribusi. Bagi dealer dan pemain server yang sudah menerapkan penjualan dengan cara jemput bola hal ini tidak masalah. Oleh sebab itu pelatihan yang bertajuk “ Distributorship Management” disambut sangat antusias oleh pemilik dealer maupun server yang ingin mengembangkan bisnisnya lebih lanjut. Mereka ingin mengetahui cara-cara yang ingin dan dilakukan oleh operator, yang nota bene menggunakan konsultan FMCG. Dengan begitu melalui pelatihan “Distributorship management” para peserta bisa membuat perbandingan, menganalisa dan mengenali kemauan operator secara dalam. Pelatihan “Distributorship Management” yang diadakan oleh PT. Sandiloka ( penyedia software server) bekerja sama dengan Frans M. Royan SE,MM dari Groedu International Consultant, memprakarsai pelatihan “Distributorship Management” dengan harapan para pebisnis pulsa bisa belajar dan mengimbangi kemauan operator, serta agar bisnisnya langgeng.