PELATIHAN SALES SUPERVISORY MANAGEMENT


PERANAN SALES SUPERVISOR SEBAGAI BAGIAN MANAGEMENT DI TENGAH SANGAT PENTING BAGI PERUSAHAAN

Kegagalan utama dalam memastikan kinerja dealer sesuai dengan keinginan Principal adalah kelalaian secara detail untuk mensupervisi kegiatan para Sales Force. Pada prakteknya para penyelia hanya melihat dan mengukur hasil akhir dari pada hasil penjualan dealer. Sementara itu proses pencapaian menuju volume penjualan yang diinginkan tidak pernah disentuh dengan baik. Misalnya membiarkan sales force team dealer bekerja sendiri-sendiri, walau sebenarnya para manager lini pertama (Area sales manager & sales supervisor) berhak untuk memberikan briefing, petunjuk dan arahan agar sales force dealer bisa bekerja dengan maksimal. Kendala dalam komunikasi merupakan titik awal para manager lini depan ini tidak bisa melihat proses dengan benar.

Secara pasti jika proses kinerja sales force team dealer diketahui, dipantau dan turut dikelola dengan baik maka keberhasilan yang diharapkan dalam meningkatkan penjualan dan penyebaran produk dapat tercapai dengan maksimal. Oleh sebab itu para manager lini depan ini perlu keterampilan sales supervisory management dalam mengelola, mengendalikan, mengarahkan dan memastikan kinerja penjualan di Dealer agar dapat beroperasi dengan baik.

Sekarang ini mulai meningkat pemahaman bahwa Dealer tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan Management Principal, oleh sebab itu keterampilan melakukan penyeliaan pada team penjualan dealer amat penting di masa persaingan yang sangat ketat saat ini. Para Dealer model trader akan segera menjadi profesional jika para menager lini memahami dan memiliki berbagai keterampilan yang berhubungan dengan business process para Dealer.  Pelatihan ini tentunya akan membekali para manager lini depan dalam melakukan tugasnya sehari-hari agar apa yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan harapan principal.

MENGELOLA DIRI SEBAGAI PROFESIONAL

  1. Apa kriteria Sales Supervisor Unggul?
  2. Bagaimana kedudukan sales supervsior dalam Management?
  3. Apa Tugas Sales Supervisor ?
  4. Management waktu (Logika waktu, Kwadran waktu)
  5. Matrix pendelegasian.

 MENGELOLA PEKERJAAN SECARA PROFESIONAL

  1. Membuat perencanaan
  2. Metode pembuatan perencanaan ( Mind Map/Free Mind)
  3. Menuangkan perencanaan dalam Time table
  4. Teknik pengorganisasian ( Metode PUKAT)
  5. Pengambilan keputusan  & Gaya pengambilan keputusan.

 KEPEMIMPINAN

  1. Matrix Kepemimpinan
  2. Komunikasi yang efektif.
  3. Membangun motivasi diri dan anak buah.
  4. Memberdayakan anak buah.
  5. Kerja sama kelompok.
  6. Membuat Goal Setting.

PROSES MAPPING BUSINESS

  1. Membuat mapping Business Process Dealer.
  2. Keterampilan membuat SOP & Intruksi kerja.
  3. Keterampilan membuat dokumen untuk Business process dealer.

Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan skill para Area sales manager dan Sales Supervisor dalam mengelola dan menjadi penyelia di dealer.
  2. Memberikan pengetahuan akan pentingnya melakukan penyeliaan di-proses dan tujuan akhir agar tujuan/ target dapat tercapai.
  3. Memberikan bekal pada Area Sales Manager dan Sales Supervisor dalam melakukan pembinaan/penyeliaan terhadap sales force team Dealer.
  4. Memberikan kemampuan secara managerial pada para manager lini depan dalam mengelola dealer.
  5. Untuk meningkatkan skill dalam pembuatan SOP dan intruksi kerja bidang penjualan pada manager lini agar pengetahuan ini bisa dipraktekan di dealer. Khususnya yang berkaitan dengan penjualan sales force team dealer.

 Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.