PENCIPTAAN KUE KERING DENGAN POTONGAN COKLAT


Hasil yang tidak diharapkan dari suatu percobaan dapat menjadi penemuan, namun hanya bila kamu mengenali nilainya.

Kata “Toll House” telah menjadi identik dengan kue kering dengan potongan cokelat. Beginilah cerita di balik campuran lezat ini dan namanya yang membangkitkan selera ini.

Pada tahun 1709, New Bedford, Massachusetts, adalah salah satu pelabuhan paus paling besar di dunia. Separuh panjang jalan dengan lalu lintas padat antara Boston dan New Bedford membentang jalan milik pribadi dengan sebuah penginapan. Sementara pengemudi kereta kuda membayar tol dan mengganti kuda, penumpangnya dapat masuk di “Toll House” untuk membeli makanan. Penginapan ini bertahan di zaman kereta kuda, dan masih menggunakan nama itu, Toll House Inn, ketika Ruth dan Kenneth Wakefield membelinya pada bulan Agustus 1930.

Ketika itu penginapan ini agak rusak, namun keluarga Wakefield ingin memperbaiki tempat itu agar penampilan dan tujuannya menjadi seperti semula–tempat pemberhentian dan restoran yang menakjubkan di New England di sisi jalan. Sayangnya, Amerika sedang dilanda depresi ekonomi, dan membuka restoran baru adalah bisnis dengan risiko yang amat tinggi. Namun, bertekad untuk sukses, Ken Wakefield mengawasi restorasi sementara Ruth Wakefield mulai mengembangkan menu untuk restoran.

Ny. Wakefield ingin membuat semua makanan favorit New England. Tentu saja, ada makanan penutup tradisional, termasuk kue apel, pie squash, dan pudding Indian. Namun, dia juga mempunyai sentuhan imajinatif, dan dia memutuskan untuk membuat kue kering dari jenis khusus. Dia mulai dengan resep favorit orang Amerika untuk Butter Drop-Do’s dan menambahkan bahan baku baru: potongan-potongan cokelat Nestlé yang tidak terlalu manis. Dia mengambil batang cokelat dan memotong-motongnya menjadi potongan kecil, menambahkannya ke dalam adonan kue. Ny. Wakefield mengharapkan potongan cokelat itu meleleh dan memberi warna marmer pada kue kering, namun dia amat terkejut dan senang, bahwa gigitan pertama yang luar biasa itu mengungkapkan bahwa potongan cokelatnya hanya menjadi sedikit lebih lunak namun masih lezat. Kue kering jenis baru telah diciptakan, dan ketika restoran mulai menyajikan “cokelat renyah”-nya, tanggapan dari pelanggan luar biasa. Kue kering itu menjadi favorit dari Toll House.

Keluarga wakefield mempunyai seorang sahabat, Majorie Mills, yang kebetulan menjadi editor makanan dari sebuah surat kabar terbitan Boston. Dia memberikan resep kue kering baru kreasi Ruth Wakefield untuk disiarkan dalam percakapan di sebuah radio Boston, dan berita itu menyebar dengan cepat. Setiap orang memberikan resep itu kepada teman.

Sementara itu, Nestlé sedang memikirkan mengenai memberi potongan batang cokelat yang tidak terlalu manis karena penjualannya buruk-buruk dimanapun, artinya, kecuali di sekitar Boston. Jadi, perusahaan mengirimkan salah seorang eksekutifnya ke Boston untuk mengetahui mengapa demikian banyak batang cokelat yang tidak terlalu manis laku di daerah tersebut. Mereka amat senang mengetahui mengenai kue kering baru dan ingin memberi tahu ke sebanyak mungkin orang mengenai resep yang menggunakan batang cokelat mereka. Nestlé memutuskan untuk tetap membuat batang cokelat itu dan mereka bahkan mulai mencetak garis-garis di batang cokelat itu sehingga lebih mudah dipotong dan potongannya lebih rata. Mereka juga menemukan dan menjual alat pemotong khusus untuk memotong batang cokelat menjadi potongan-potongan kecil yang cocok dengan ukuran kue kering. Ketika ketenaran kue kering ini menyebar lebih jauh, nama “Toll House” menjadi sangat populer sehingga perusahaan Nestlé membeli nama itu dari keluarga Wakefiled pada tahun 1940 dan meletakkannya di bagian belakang dari pembungkus setiap batang cokelat yang tidak terlalu manis. Tidak lama sesudah itu, mereka mulai membuat cokelat dalam bentuk potongan kecil yang sekarang dikenal sebagai butiran kecil–siap ditebarkan dari kemasan ke dalam adonan kue. Sampai hari ini, kemasan potongan cokelat Nestlé masih memuat resep yang ditemukan oleh Ruth Wakefield. Penginapan Toll House dilanda kebakaran tragis di awal tahun 1985, namun pabrik kue kering Wakefiled masih berdiri di tempat semula.

Selama bertahun-tahun, kue kering dengan potongan cokelat semakin banyak terjual di Amerika lebih dari tipe kue kering yang lain. Beberapa waktu yang lalu kue kering dengan potongan cokelat telah menjadi pusat persaingan komersial skala besar. Banyak variasi telah muncul ketika pembuat kue kering di seluruh Amerika menyatakan bahwa resep mereka membuat kue kering dengan potongan cokelat “paling lezat”; beberapa koki menambahkan semacam biji kemiri, yang lain menonjolkan aroma, bentuk, dan ukuran yang sedikit berbeda, dan metode bakar yang bervarisai. Ada buku yang ditulis mengenai membakar kue kering dengan potongan cokelat, namun resep orisinal Toll Huse masih merupakan masakan favorit di Amerika.