APA YANG HARUS DILAKUKAN KETIKA PERUSAHAAN BERTUMBUH?


Ketika perusahaan bertumbuh tentu saja pemilik bisnis akan senang dan merasa bangga serta puas dengan hasil kerjanya. Tetapi jangan lengah ketika kondisi seperti ini? Mengapa hal ini harus dikoreksi ulang? Beberapa hal yang harus direview oleh perusahaan yang sedang tumbuh antara lain: Piutang penjualan, Jumlah karyawan yang membengkak, Gudang yang semakin sempit, Cash flow, konflik internal, pesaing yang iri hati dan paling berbahaya adalah kebangkrutan. Inilah beberapa hal yang mesti diperhatikan jika perusahaan sedang bertumbuh. Serta perhatikan pemaparan berikut mengenai poin-poin yang telah disebutkan di atas.

Piutang penjualan, dengan semakin besarnya omzet penjualan tentu saja  akan berdampak pada piutang penjualan yang akan semakin bertambah. Khususnya jika penjualan di perusahaan transaksinya dilakukan dengan cara kredit. Penyaluran kredit ke customer yang tidak terkontrol adalah penyebab kematian perusahaan yang terlena dengan pertumbuhannya. Oleh sebab itu jangan remehkan piutang penjualan. Sebab piutang penjualan yang tak terkontrol adalah pemicu kerugian. Apalagi perusahaan yang kita kelola adalah perusahaan distribusi. Di perusahaan distribusi piutang penjualan yang tidak terkontrol bagaikan perusahaan telah membagi-bagi uangnya ke berbagai customer. Serta ini merupakan resiko jika tidak diperhatikan dengan baik. Oleh sebab itu gunakan manajemen AR di perusahaan agar perusahaan yang sedang tumbuh bisa terus tumbuh dan terselamatkan.

Seringkali pemilik bisnis bangga dengan jumlah karyawan yang dimilikinya. Semakin banyak jumlah karyawan semakin bangga dalam hal berbisnis. Ini adalah paradigma yang keliru, sebab jika rekrut karyawan tanpa job des yang jelas akan menjadikan beban perusahaan bertambah. Biasanya apabila perusahaan sedang penjualan meningkat, kesibukan pasti bertambah sehingga perusahaan terus menambah orang  dan menambah orang. Hati-hatilah dengan hal ini, mintalah nasihat konsultan jika permintaan karyawan selalu terus muncul. Melalui analisa beban kerja penambahan karyawan bisa dikendalikan dengan baik. Tambahlah karyawan yang tidak cost centre tetapi profit centre. Jadi yang perlu ditambah adalah pencari uang, misalnya tenaga bagian marketing, bukan bagian adminsitrasi yang tidak significant dengan pertumbuhan perusahaan.

Gudang yang semakin sempit ini juga akibat adanya pertumbuhan perusahaan. Persediaan akan meningkat 2 sampai 3 kali lipat jika perusahaan sedang bertumbuh. Dan tentunya perusahaan membutuhkan gudang untuk menampung persediaan yang dibutuhkan untuk mendukung omzet yang ingin kita raih. Umumnya jika di bagian ini tidak dikenalikan dan rapi banyak sekali kehilangan yang bakal terjadi. Paling rawan adalah gudang, sebab gudang merupakan pusat kerugian yang sama dengan piutang penjualan yang tidak dikelola dengan baik. Jangan optimis dulu dalam pertumbuhan perusahaan jika gudang masih kocar-kacir dalam hal pengelolaannya.

Cash flow perusahaan pada saat perusahaan bertumbuh akan akan bagus arusnya. Namun harus diingat cash flow berkaitan dengan penerimaan pelanggan, oleh sebab itu jangan abaikan poin manajemen AR tersebut diatas agar cash flow perusahaan baik. Oleh sebab itu aturlah cash flow sedemikian rupa dengan menyeimbangkan penerimaan dan pengeluaran biaya operasional dan pembayaran supplier. Tunjuk seorang finance yang handal agar perusahaan bisa dikendalikan dengan baik disisi keuangan.

Perusahaan yang semakin besar tidak luput dari konflik internal. Konflik internal bisa dimulai dari individu satu dengan yang lainnya. Atau departemen satu dengan departemen lainnya. Oleh sebab itu cek apakah perusahaan memiliki konflik internal yang semakin meruncing. Konflik itu terjadi antara marketing dengan bagian delivery atau bahkan bagian finance. Konflik yang tidak terselesaikan menjadi ancaman bagi perusahaan. Jangan heran ketika perusahaan bertumbuh tiba-tiba merosot seperti balon udara yang kempes. Mengapa? Orang-orang handal perusahaan sedang bermigrasi ke perusahaan lain untuk menjadi tenaga kerja yang handal di sana. Perusahaan yang bertumbuh dengan suasana kerja yang tidak nyaman dan penuh tekanan yang over dosis bisa menyebabkan pekerja berpindah. Oleh sebab perhatikan konflik internal yang terjadi. Meskipun ada pula konflik yang bisa dimanajemeni tetapi ada pula konflik yang harus di review dan dibantu untuk didamaikan.

Paling penting ketika perusahaan sedang bertumbuh, perhatikan gerakan pesaing. Sebab pesaing akan mengincar dan memporakporandakan pesaing mereka yang sedang menggerus pasar miliknya. Oleh sebab itu tutup diri dengan baik khususnya informasi penting perusahaan. Apabila informasi penting perusahaan jatuh ke tangan orang lain yang tidak bertanggung jawab, maka perusahaan akan kehilangan sebagian strategy yang sedang diterapkan. Untuk itu jangan remehkan pesaing utama ketika perusahaan sedang bertumbuh.

Semoga artikel ini memberikan inspirasi pada pembaca, apabila pembaca membutuhkan training AR management, perapian manajemen, software accounting untuk pencatatan keuangan dan pengaturan Human resource management di perusahaan, silahkan menghubungi groedu@gmail.com atau kontak ke 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu. (Frans M. Royan)

 

 

 

Iklan