Jadwal Training

KIAT SUKSES MENJADI MANAJER EFEKTIF

(Managerial skill for all manager)

Durasi : 2 Hari ( Pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB)

Bulan:  April

Early Bird: Rp 2.500.000,-

Harga Normal: Rp2. 750.000,-

Tempat : Menyusul.

Fasilitator : Frans M. Royan, SE,MM & Jenu Widjaja Tandjung, SE, MM, CPM

Peserta: Pimpinan cabang, Sales Manager, Sales Supervisor, Kepala Depo/Distributor/Dealer, Calon manager atau manager pada umumnya.

®Summary Silabus

Dalam menyongsong era persaingan yang semakin ketat di tahun 2013, dimana pemasaran produk sudah tidak bisa menggunakan cara-cara lama, maka sangat diperlukan keterampilan managerial yang semakin terasah dengan tajam untuk mengatasi adanya persaingan yang semakin ketat tersebut. Para manager perusahaan membutuhkan pengetahuan managerial skill agar dapat meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan.Tujuannya agar terjadi peningkatan atau pertumbuhan organisasi secara keseluruhan. Namun kendala yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah adanya ketakmampuan manajemen dalam memberikan pengetahuan managerial skill, khususnya pada para menajer yunior, sehingga pada akhirnya kinerja para manager tidak lagi sesuai dengan harapan perusahaan.

Selain itu adanya perubahan-perubahan lanskap bisnis yang kian tahun semakin dinamis mengakibatkan setiap manajer  wajib memiliki kemampuan Super. Oleh sebab itu perusahaan sudah selayaknya mulai memperhatikan para manajer yang berkaitan dengan :

  1. Pentingnya peran Manajemen bagi kegiatan bisnis.
  2. Fungsi fungsi Manajemen yang harus dikuasai oleh supervisor / manajer.
  3. Tingkatan Manajemen dan tanggung jawabnya.
  4. Peran manajer pada setiap area management.
  5. Skill yang dibutuhkan oleh setiap manajer agar sukses memimpin team work.

Oleh karena itu ikutilah workshop dengan topik “Kiat Sukses menjadi Manajer efektif” untuk memberikan bekal kepada para manajer, khususnya manajer yunior atau calon manajer.

Pada workshop yang digelar selama sehari ini, diharapkan para manajer akan mendapatkan pencerahan dan solusi yang bemanfaat  dan  dapat  diterapkan di perusahaan.

®Materi Pelatihan

  1. Keterampilan apa yang diperlukan seorang manajer?
  2. Bagaimana menjadi manajer yang efektif?
  3. Bagaimana strategi menjadi agen perubahan di perusahaan?
  4. Bagaimana menentukan/membuat tujuan (goal setting)
  5. Bagaimana membuat planning – organizing – staffing – directing – controlling ?
  6. Bagaimana memimpin yang efektif?
  7. Tips dan trik manajemen kinerja yang dibutuhkan manajer.
  8. Bagaimana strategi mendelegasikan yang efektif .
  9. Bagaimana menetapkan peta tanggung jawab pada bawahan.
  10. Bagaimana menyelesaikan masalah dan mengelola konflik.

 Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan managerial skill para Pimpinan cabang, Manager Yunior,  Supervisor atau menajer pada umumnya.
  2. Untuk membantu para peserta mengembangkan managerial skill yang selama ini belum maksimal agar kinerja perusahaan dapat  meningkat.
  3. Untuk menciptakan Manajer handal yang saat ini amat langka dalam menduduki pos-pos penting dalam perusahaan.
  4. Untuk membekali para Manajer Yunior khususnya, agar mampu berkinerja profesional dalam menghadapi era persaingan yang semakin ketat.

 Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

================================================================

STRATEGI  PROMOSI  LOW BUDGET HIGH IMPACT

(Manyiasati Perang Promosi Perusahaan Raksasa tahun 2015)

Durasi : 1 Hari ( Pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB)

Bulan : Mei

Early Bird: Rp 1. 550.000,-

Harga Normal: Rp 2. 750.000,-

Tempat : Menyusul.

Fasilitator : Frans M. Royan, SE,MM & Jenu Widjaja Tandjung, SE,MM, CPM

Peserta: Owner Perusahaan, Pimpinan Cabang, Sales Manager, Sales Supervisor, Kepala Depo/Distributor/Dealer, Calon manager, Manager promosi, mahasiswa dan peminat program promosi.

®Summary Silabus

Kalau kita membaca budget yang dikeluarkan perusahaan raksasa dalam setahun dalam promosi, jika dirupiahkan nilainya bisa trilyunan. Dari budget yang besar itu tentunya porsi yang paling banyak adalah untuk promosi secara above the line, antara lain : televisi dan surat kabar. Lalu apa yang didapat oleh perusahaan-perusahaan yang telah mengeluarkan budget cukup besar tersebut? Tentu saja adanya peningkatan penjualan dan brand awarenes produk. Namun disisi lain, sudah begitu banyak budget yang dikeluarkan tetapi produk yang dipromosikan tidak kunjung mendapatkan manfaat seperti yang disebutkan diatas.

Kini ada perkembangan baru terhadap iklan-iklan yang dipasang di televisi. Pemirsa bisa dengan mudahnya mengganti channel yang menurutnya disukai dengan mengabaikan tayangan iklan yang muncul. Begitu pula yang melalui koran, informasinya bertumpuk-tumpuk yang membuat pembaca lupa. Apalagi koran hanya tahan dalam sehari, lewat dari sehari iklan kita sudah tidak dibaca oleh para pembaca.

Lalu, bagaimana  dengan perusahaan yang memiliki budget promosi sangat minim, tetapi memiliki keinginan  terhadap peningkatan penjualan dan brand awarenes produk ? Tentu saja pilihannya mencari peluang berpromosi dengan low budget tetapi high impact. Promosi apa saja yang masuk dalam kategori ini? Nah,  pada workshop selama 1 hari ini kita akan belajar banyak bagaimana perusahaan melakukan promosi dengan biaya seminim mungkin tetapi mendapatkan dampak yang sangat luar biasa terhadap penjualan maupun   merek. Ayo,  jangan lewatkan kesempatan di akhir tahun ini untuk mulai mencari hal baru dalam mempromosikan produk perusahaan.

®Materi Pelatihan

  1. Menganalis Perubahan Lingkungan Bisnis  sebagai landasan berpromosi.
  2. Strategi Segmentasi, Pasar Sasaran, Posisi Masa Depan  sehingga tepat digunakan ketika melakukan promosi.
  3. Merencanakan  Strategi Integrated Marketing Communication.
  4. Komunikasi dari Mulut ke Mulut  (WOM)
  5. Strategi Direct Marketing dan On Line Marketing
  6. Saatnya Melakukan Strategi  off line dan on line (Promosi konvensional dan social media)
  7. Meninjau kembali program promosi Above the line
  8. Memaksimalkan program promosi Below the line sebagai pilihan program promosi low budget high impact.

 Tujuan Pelatihan

  1. Untuk memberikan pandangan baru kepada para peserta bahwa berpromosi tidak identik dengan budget yang besar.
  2. Untuk membantu para peserta mengembangkan pilihan-pilihan program promosi yang disesuaikan dengan produk masing-masing.
  3. Menggali ide-ide kreatif dalam pemilihan dan penggunaan media .
  4. Memberikan pemahaman pada para peserta bahwa promosi bukan identik dengan penjualan.

 Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

 =========================================================

KIAT SUKSES MENGELOLA PIUTANG CUSTOMER

(Strategi sukses mengelola piutang customer sampai titik Nol)

Durasi : 1 Hari ( Pukul 09.00 WIB-17.00 WIB)

Bulan : Juni

Earlybird : Rp 2.000.000,-

Normal : Rp 2.500.000,-

Tempat : Menyusul

Fasilitator : Frans M. Royan, SE, MM

Peserta : Sales Manager, Manager Cabang, Calon manager Cabang, Sales Supervisor , Salesman, Collector

©Summary Silabus

Memberikan kredit pada customer seringkali menimbulkan dampak yang tidak di inginkan jika sales force tidak bisa mengelola piutang dagang customer tersebut dengan baik. Seringkali terjadi, karena tidak rutinnya sales force/collector untuk menagih, membuat customer kurang persiapan jika ditagih diluar jadwal. Selain itu pemberian produk yang diluar estimasi juga merupakan peluang terjadinya kredit macet pada konsumen. Selain itu kurangnya fokus dalam pengelolaan piutang dagang customer ini, juga bisa memicu kantor cabang merugi yang disebabkan kurang dilakukan audit piutang dagang di lapangan, skedule kerja collector yang kurang memadai dan kurangnya kontrol pihak atasan secara kesinambungan. Problem piutang dagang bad debt akan menjadi bom waktu jika tidak segera dikeola dengan baik, khususnya dalam pemantauannya. Pada pelatihan ini para peserta akan diberikan banyak pengetahuan bagaimana mengelola piutang dengan baik dan benar, melakukan berbagai pencegahan terhadap piutang bad debt, melakukan tindakan apabila terdapat piutang bermasalah, mengatur proporsi yang harus ditanggung jika terjadi piutang bad debt, serta hal lainnya dalam pengelolaan piutang yang akan menjadi bekal pimpinan cabang, sales supervisor maupun salesman/ collector itu sendiri agar terhindar dari kerugian akibat customer tidak membayar.

MATERI PELATIHAN

BAGIAN I ( Pukul 9.00 – 10.30 WIB)

Peran piutang penjualan bagi perusahaan dan bagaimana memperlakukannya ( Kenapa AR (Piutang Customer) harus dikelola, Financial cyrcle, Alur sales dan alur kredit, status piutang penjualan, bagaimana memperlakukan piutang penjualan over due dan bad debt, mencatat transaksi penjualan, kesalahan pencatatan dan dampaknya)

REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

BAGIAN II ( Pukul 10.45 – 12.00 WIB)

Strategi mengelola Piutang penjualan (Track record, matrix prilaku debitur, gunakan route plan tagihan, lakukan negosiasi, melihat isyarat kebohongan customer, gunakan managemen persediaan, gunakan strategi pola kerja, Strategi mengelola piutang penjualan melalui audit lapangan, langkah-langkah audit lapangan, problem yang terjadi setelah audit lapangan, kendala audit lapangan, manfaat audit lapangan)

ISTIRAHAT MAKAN SIANG ( Pukul 12.00 – 13.00 WIB)

BAGIAN III ( Pukul 13.00- 14.30 WIB)

Strategi mengelola piutang bermasalah dan mencegah piutang bad debt (Mengelola piutang penjualan bermasalah, penyebab piutang bermasalah, dampak piutang penjualan bermasalah, gejala awal piutang penjualan bermasalah, reaksi penerima kredit dan reaksi pemberi kredit, Langkah-langkah selamatkan piutang bermasalah, mencegah piutang bad debt)

REHAT ( Pukul 14.30 – 14.45 WIB)

BAGIAN IV (Pukul 14.45- 17.00 WIB)

Performance sales force, aturan main dan tanggung jawab Sales force (Performance sales force Vs piutang penjualan, Tujuan memasukan AR (Piutang Customer) dalam performance, Gunakan grafik AR (Piutang Customer), rapatkan pengelolaan piutang penjualan, aturan main dan tanggung jawab sales force, Prosedur pelaporan piutang penjualan hilang, Shock terapi piutang penjualan)

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang, Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) dan collector dalam mengelola piutang dagang customer.
  2. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang , Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) dan collector arti pentingnya pengelolaan piutang penjualan terhadap keberlangsungan usaha di kantor cabang.
  3. Memberikan pemahaman mengenai managemen piutang dagang secara keseluruhan untuk pimpinan cabang, sales supervisor dan collector agar kantor cabang terus meningkat secara penjualan meskipun penjualan tetap dilakukan secara kredit.

METODE PELATIHAN

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

==============================================================

SALES SUPERVISORY MANAGEMENT

(Menjadi Sales Supervisor Hebat dan Handal Di Perusahaan)

Durasi : 2 Hari (Pukul 08.30 WIB- 17.00 WIB)

Bulan: Juli

Early Bird: Rp 2.350.000,-

Harga Normal : Rp 3.900.000,-

Tempat : Menyusul.

Fasilitator : Frans M. Royan, SE, MM & Jenu Widaja Tandjung, SE, MM, CPM

Peserta: Pimpinan cabang, Sales Manager, Sales Supervisor (Calon sales supervisor) dari kantor cabang/Dealer/ Distributor/Agen

 ®Summary Silabus

Kegagalan utama dalam memastikan kinerja Kantor Cabang/Dealer/Distributor/Agen sesuai dengan keinginan Kantor Pusat adalah kelalaian secara detail untuk mensupervisi kegiatan para Sales Force. Pada prakteknya para penyelia hanya melihat dan mengukur hasil akhir dari pada hasil penjualan kantor cabang/Dealer/Distributor/Agen. Sementara itu “proses” pencapaian menuju volume penjualan yang diinginkan tidak pernah disentuh dengan baik. Misalnya membiarkan sales force team Kantor Cabang/Dealer/Distributor/Agen bekerja sendiri-sendiri, walau sebenarnya para manager lini pertama (sales supervisor) berhak untuk memberikan briefing, petunjuk dan arahan agar sales force Kantor Cabang/Dealer/Distributor/Agen bisa bekerja dengan maksimal. Kendala dalam komunikasi merupakan titik awal para manager lini depan ini tidak bisa melihat proses dengan benar.

Secara pasti jika proses kinerja sales force team Kantor Cabang/Dealer/Distributor/Agen diketahui, dipantau dan turut dikelola dengan baik maka keberhasilan yang diharapkan dalam meningkatkan penjualan dan penyebaran produk dapat tercapai dengan maksimal. Oleh sebab itu para manager lini depan ini perlu keterampilan sales supervisory management dalam mengelola, mengendalikan, mengarahkan dan memastikan kinerja penjualan di Kantor Cabang/Dealer/Distributor/Agen agar dapat beroperasi dengan baik.

Pelatihan ini sangat baik untuk para Penyelia (Pimpinan cabang, Sales Manager, Sales Supervisor)  sebagai landasan dalam melakukan penyeliaan di perusahaan. Secara garis besar pelatihan ini berisi beberapa hal sesuai yang tertera di bawah ini:

®Materi Pelatihan

MENGELOLA DIRI SEBAGAI PROFESIONAL

  1. Apa kriteria Sales Supervisor Unggul?
  2. Bagaimana kedudukan sales supervsior dalam Management?
  3. Apa Tugas Sales Supervisor ?
  4. Management waktu (Logika waktu, Kwadran waktu)
  5. Matrix pendelegasian.

MENGELOLA PEKERJAAN SECARA PROFESIONAL

  1. Membuat perencanaan
  2. Metode pembuatan perencanaan ( Mind Map/Free Mind)
  3. Menuangkan perencanaan dalam Time table
  4. Teknik pengorganisasian ( Metode PUKAT)
  5. Staffing Sales Force di tengah sulitnya mendapatkan sales force
  6. Pengambilan keputusan  & Gaya pengambilan keputusan.

 KEPEMIMPINAN SALES SUPERVISOR

  1. Matrix Kepemimpinan
  2. Komunikasi yang efektif.
  3. Membangun motivasi diri dan anak buah.
  4. Memberdayakan anak buah.
  5. Kerja sama kelompok.
  6. Membuat Goal Setting.

SALES PLAN

  1. 10 Langkah membuat sales plan
  2. 5 Bagian utama dalam sales plan
  3. Rencana pengembangan Wilayah
  4. Mengukur kinerja penjualan
  5. Mengukur kinerja tim penjualan

MENTAL BLOK SALES SUPERVISOR (MATERI BONUS JIKA WAKTU CUKUP)

  1. Apa gejala mental blok
  2. Tingkat keparahan mental blok
  3. Akibat-akibat terkena mental blok
  4. Pra penyembuhan mental blok
  5. Obat penawar mental blok

Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan Profesional skill para Pimpinan cabang, Sales Supervisor dan calon sales supervisor dalam mengelola dan menjadi penyelia di Kantor cabang/Dealer/Distributor/Agen.
  2. Memberikan pengetahuan akan pentingnya melakukan penyeliaan di-proses dan tujuan akhir agar tujuan/ target dapat tercapai.
  3. Memberikan bekal pada Pimpinan cabang, Sales Supervisor dan calon sales supervisor dalam melakukan pembinaan/penyeliaan terhadap sales force team Kantor cabang/Dealer/Distributor/agen.
  4. Memberikan kemampuan secara managerial pada para manager lini depan dalam mengelola Kantor cabang/Dealer/Distributor/Agen.
  5. Untuk meningkatkan Soft skill, dan mengetahui gejala mental blok anak buah, serta membuat sales plan yang sangat dibutuhkan anak buah dan perusahaan.

 Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

==============================================================

PELATIHAN UNTUK PINTAR : SALES SUPERVISORY MANAGEMENT

(Menjadi Sales Supervisor handal untuk Dealer/kantor cabang/Principal)

Bulan  : Agustus

Durasi        :  1 hari (Pukul      : 8.30 WIB – 17.00 WIB)

Tempat : Menyusul

Fasilitator : Frans M. Royan, SE,MM & Jenu Widjaja Tandjung, SE, MM, CPM

Peserta: Sales Manager Principal, Sales supervisor principal, Sales Manager Dealer, dan Sales supervisor Dealer, Salesman senior ( Calon supervisor). 

Investasi : Rp 1. 750.000,- (Rp 1. 900.000,-/2 Org, Rp 1.750.000,- /3 Org)

Hubungi : 031-33311179/0818521172

®Summary Silabus

Kegagalan utama dalam memastikan kinerja dealer sesuai dengan keinginan Principal adalah kelalaian secara detail untuk mensupervisi kegiatan para Sales Force. Pada prakteknya para penyelia hanya melihat dan mengukur hasil akhir dari pada hasil penjualan dealer. Sementara itu proses pencapaian menuju volume penjualan yang diinginkan tidak pernah disentuh dengan baik. Misalnya membiarkan sales force team dealer bekerja sendiri-sendiri, walau sebenarnya para manager lini pertama (Area sales manager & sales supervisor) berhak untuk memberikan briefing, petunjuk dan arahan agar sales force dealer bisa bekerja dengan maksimal. Kendala dalam komunikasi merupakan titik awal para manager lini depan ini tidak bisa melihat proses dengan benar.

Secara pasti jika proses kinerja sales force team dealer diketahui, dipantau dan turut dikelola dengan baik maka keberhasilan yang diharapkan dalam meningkatkan penjualan dan penyebaran produk dapat tercapai dengan maksimal. Oleh sebab itu para manager lini depan ini perlu keterampilan sales supervisory management dalam mengelola, mengendalikan, mengarahkan dan memastikan kinerja penjualan di Dealer agar dapat beroperasi dengan baik.

Sekarang ini mulai meningkat pemahaman bahwa Dealer tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan Management Principal, oleh sebab itu keterampilan melakukan penyeliaan pada team penjualan dealer amat penting di masa persaingan yang sangat ketat saat ini. Para Dealer model trader akan segera menjadi profesional jika para menager lini memahami dan memiliki berbagai keterampilan yang berhubungan dengan business process para Dealer.  Pelatihan ini tentunya akan membekali para manager lini depan dalam melakukan tugasnya sehari-hari agar apa yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan harapan principal.

®Materi Pelatihan

Bagian I (Pukul 09.00 WIB – 10.30 WIB)

MENGELOLA DIRI SEBAGAI PROFESIONAL

  1. Apa kriteria Sales Supervisor Unggul?
  2. Bagaimana kedudukan sales supervsior dalam Management?
  3. Apa Tugas Sales Supervisor ?
  4. Management waktu (Logika waktu, Kwadran waktu)
  5. Matrix pendelegasian.

 REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

 Bagian II (Pukul  10.45 – 12.00 WIB)

MENGELOLA PEKERJAAN SECARA PROFESIONAL

  1. Membuat perencanaan
  2. Metode pembuatan perencanaan ( Mind Map/Free Mind)
  3. Menuangkan perencanaan dalam Time table
  4. Teknik pengorganisasian ( Metode PUKAT)
  5. Pengambilan keputusan  & Gaya pengambilan keputusan.

ISTIRAHAT MAKAN SIANG (Pukul 12.00- 13.00 WIB)

Bagian III ( Pukul 13.00 – 14.45  WIB)

KEPEMIMPINAN

  1. Matrix Kepemimpinan
  2. Komunikasi yang efektif.
  3. Membangun motivasi diri dan anak buah.
  4. Memberdayakan anak buah.
  5. Kerja sama kelompok.
  6. Membuat Goal Setting.

REHAT ( Pukul 14.45 – 15.00 WIB)

Bagian IV ( 15.00 – 17.00 WIB)

PROSES MAPPING BUSINESS (BONUS/TENTATIF)

  1. Membuat mapping Business Process Dealer.
  2. Keterampilan membuat SOP & Intruksi kerja.
  3. Keterampilan membuat dokumen untuk Business process dealer.

Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan skill para Area sales manager dan Sales Supervisor dalam mengelola dan menjadi penyelia di dealer/ Kantor cabang/Principal.
  2. Memberikan pengetahuan akan pentingnya melakukan penyeliaan di-proses dan tujuan akhir agar tujuan/ target dapat tercapai.
  3. Memberikan bekal pada Area Sales Manager dan Sales Supervisor dalam melakukan pembinaan/penyeliaan terhadap sales force team Dealer/Kantor Cabang/Principal.
  4. Memberikan kemampuan secara managerial pada para manager lini depan dalam mengelola dealer/Kantor Cabang/Principal.
  5. Untuk meningkatkan skill dalam pembuatan SOP dan intruksi kerja bidang penjualan pada manager lini agar pengetahuan ini bisa dipraktekan di dealer/ Kantor cabang/Principal. Khususnya yang berkaitan dengan penjualan sales force team dealer/Kantor cabang/Principal.

Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

Nilai Plus Pelatihan

  1. Layanan konsultasi ketika rehat.

==================================================================================

KIAT SUKSES MENGELOLA KANTOR CABANG

(Strategy melakukan set up dan Operasional Kantor Cabang)

Durasi : 2 hari

Tempat : Menyusul.

Bulan : September

Investasi : Rp 3.500.000,-

Peserta : Owner perusahaan, Manager Cabang, Sales Supervisor (Calon manager Cabang)

Hubungi : 031-33311179/ 0818521172

©Summary Silabus

Mendirikan kantor cabang tidaklah semudah yang kita pikirkan karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti: adanya calon pemimpin kantor cabang, infrastruktur antara lain: gudang, kantor dan peralatan kantor yang merupakan nilai investasi, model distribution channel dan strategy pemasaran. Oleh sebab itu pendirian kantor cabang yang sudah mendesak lebih didorong untuk melakukan perluasan pemasaran produk. Semakin luas pemasaran produk maka akan diperoleh peningkatan penjualan yang signifikan. Selain perluasan pemasaran, tentu saja perusahaan akan meminimalisir biaya-biaya yang muncul dari berbagai complain yang diajukan oleh pelanggan, serta biaya pemasaran produk sebelumnya yang cukup besar karena factor jarak, serta hilangnya peluang menjual yang tidak ditangani dengan fokus.

Sedangkan kantor cabang yang jauh dari induknya sangat dituntut mandiri oleh pemilik perusahaan. Kantor cabang dipandang sebagai unit bisnis terpisah yang harus bisa menghidupi dirinya sendiri hingga profit seperti yang diinginkan oleh pemilik usaha. Nah, tentunya agar kantor cabang rapi dan  dapat memaksimalkan kinerja setiap individu dalam organisasi, kantor cabang sebaiknya memiliki alat ukur kinerja bagi SDM-nya. Pimpinan cabang tidak bisa menilai anggota organisasinya dengan cara subjective, tetapi dilakukan dengan cara yang objective. KPI adalah alat yang bisa membantu dalam menilai karyawan secara objective.

Pada pelatihan ini selain dibahas hal-hal di atas akan dibahas pula mengenai SOP (Standard operating procedure), profit & loss, skill yang harus dimiliki pimpinan cabang, handling complain konsumen secara efektive, Meminimalisir biaya, mengelola Infrastruktur kantor cabang, struktur organisasi vs rentang kendali, struktur organisasi VS karier, Job Description & KPI,  contoh job description SDM kantor cabang, KPI (key performance indicators) dan aplikasi KPI SDM , SOP dan MOU kantor cabang, mengelolah dokumen dan rekaman, metode filling, memberikan ide, negotiation dan building team.

 HARI PERTAMA

 BAGIAN I ( Pukul 9.00 – 10.30 WIB)

  • Tujuan mendirikan kantor cabang (perluasan wilayah pemasaran, Mengatasi komplain konsumen, Memperkecil biaya operasional, keseragaman management)
  • Infrastruktur kantor cabang (Gudang, kantor operasional, Show room, Mobil delivery, Sepeda motor operasional, Mobil operasional, Peralatan kantor)

REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

BAGIAN II ( Pukul 10.45 – 12.00 WIB)

  • Struktur organisasi kantor cabang (Struktur organisasi sesuai kebijakan management, struktur organisasi vs rentang kendali, struktur organisasi vs karier, model struktur organisasi)
  • Kiat mempersiapkan pimpinan kantor cabang (kandidat pimpinan kantor cabang dari team penjualan, kandidat pimpinan kantor cabang dari accounting, kandidat pimpinan kantor cabang dari logistic, kandidat pimpinan kantor cabang dari bagian produksi, kandidat pimpinan kantor cabang dari management trainee)

ISTIRAHAT MAKAN SIANG ( Pukul 12.00 – 13.00 WIB)

BAGIAN III ( Pukul 13.00- 14.30 WIB)

  • Job Description & KPI kantor cabang (Job description SDM organisasi kantor cabang, Job specification kantor cabang, contoh job description SDM kantor cabang, KPI (key performance indicators), Aplikasi KPI SDM )
  • SOP dan MOU kantor cabang (Keunggulan kantor cabang ber-SOP, peran dan manfaat SOP, SOP dalam struktur dokumen ISO 9001:2008, contoh SOP & MOU)

REHAT ( Pukul 14.30 – 14.45 WIB)

BAGIAN IV (Pukul 14.45- 17.00 WIB)

  • Biaya-biaya kantor cabang (Biaya gaji (uang makan, insentif), Biaya kendaraan, Biaya lain-lain)
  • Dokumen dan rekaman kantor cabang (Dokumen, rekaman, mengapa memperhatikan dokumen, metode filling)

HARI KEDUA

 BAGIAN V ( Pukul 9.00 – 10.30 WIB)

  • Skill dan pengetahuan SDM dan manager cabang (Leadership, sepuluh hukum kepemimpinan, problem solving, coaching, memberikan ide, negotiation, building team)
  • Finance kantor cabang (budget, profit & loss, audit activity, reconsiliasi, ROI)

REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

BAGIAN VI ( Pukul 10.45 – 12.00 WIB)

  • Management Piutang dagang kantor cabang (Status piutang dagang, Limit kredit, Audit piutang dagang, Peta tanggung jawab terhadap piutang dagang, Piutang dagang sebagai indicator dalam KPI)
  • Channel & Supply Chain management (Kiat memilih saluran, kreasi saluran, mengelola saluran berdasarkan pareto, memelihara dan mengelola saluran, supply chain management)

ISTIRAHAT MAKAN SIANG ( Pukul 12.00 – 13.00 WIB)

BAGIAN VII ( Pukul 13.00- 14.30 WIB)

  • Sales territory management (Luasan cover kantor cabang, membagi sales territory, Journey/rute perjalanan, konsep pengerjaan journey, Laporan-laporan sales territory)
  • Marketing Strategy kantor cabang (marketing mix, segmentation, targeting, positioning, Differentiation, Brand)

REHAT ( Pukul 14.30 – 14.45 WIB)

BAGIAN VIII (Pukul 14.45- 17.00 WIB)

  • Promotion strategy dan program promosi (Program promosi below the line, program promosi a bove the line, strategy promosi, pengukuran promosi)
  • Summary & Kesimpulan pelatihan selama 2 hari.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang maupun Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) dalam mengelola operasional kantor cabang  yang profit.
  2. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang maupun Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) pada berbagai hal yang berkaitan dengan kantor cabang khususnya tidak sebatas pada masalah penjualan tetapi masalah : keuangan,  Inventory, promosi dan sales territory.

METODE PELATIHAN

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

 =============================================================

BODY LANGUAGE IN NEGOTIATION SKILL

(Melejitkan kemampuan negosiasi melalui kemampuan membaca bahasa tubuh customer)  

Durasi : 6 Jam

Bulan : Oktober

Tempat : Menyusul.

Contak : Frans M. Royan, SE,MM ( 0818521172)

 ®Summary Silabus

Saat ini menjual tidak mudah lagi, apalagi banyak pilihan produk yang ditawarkan sehingga ketika konsumen hendak membeli akhirnya dibatalkan karena tidak bisa membuat keputusan. Pada materi Body Language in negotiation skill  para penjual diajarkan bagaimana mengetahui pikiran konsumen melalui gerakan telapak tangan, isyarat mata, gerakan dengan alat bantu, dan anggota tubuh lainnya. Dengan memahami arti berbagai gerakan tubuh para penjual  bisa menghemat waktu, berbicara yang tidak perlu, tepat pada sasaran, meraih omzet terbanyak dengan cepat, membantu mengambil keputusan dengan cepat, menyediakan produk dengan tepat, sebagai pengenalan dan jalan pembuka, meningkatkan jumlah kunjungan, meninggalkan konsumen tanpa sakit hati, menutup penjualan win-win solution. Pada workshop ini peserta akan belajar mengenai :

  1. KEUNGGULAN MENJUAL DENGAN MENGENALI WATAK DAN PIKIRAN KONSUMEN
  2. PESONA WATAK, PIKIRAN, TEMPERAMEN PLUS PENJUALAN
  3. MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: GERAKAN TELAPAK TANGAN
  4. MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: ISYARAT MATA 
  5. MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI:MAKNA MENGUSAP DAN MENUTUP DAERAH SEKITAR WAJAH
  6. MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: MAKNA GERAKAN TANGAN TANPA DISADARI
  7. MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI:BENDA PEMBANTU SEBAGAI GERAK ISYARAT
  8. MENGAMANKAN DIRI DENGAN ANGGOTA TUBUH
  9. GERAKAN ISYARAT LAIN YANG DAPAT DIKETAHUI ARTINYA.
  10. BAGAIMANA MENGAPLIKASIKAN PENGETAHUAN DI ATAS DALAM SENI NEGOSIASI,  HANDLING OBJECTION TECHNIQUE & CLOSING TECHNIQUE

 ®Materi Pelatihan

Bagian I (Pukul 09.00 WIB – 10.00 WIB)

PENDAHULUAN ( SIKLUS PENJUALAN, KONSEP BUYING MOTION, KEGAGALAN DALAM PENJUALAN, KEUNGGULAN PENJUALAN MELALUI PENGETAHUAN BODY LANGUAGE)

REHAT ( Pukul 10.00 – 10.15 WIB)

 Bagian II (Pukul  10.15 – 12.00 WIB)

MENGENALI BAHASA TUBUH KONSUMEN (MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: GERAKAN TELAPAK TANGAN,MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: ISYARAT MATA, MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI:MAKNA MENGUSAP DAN MENUTUP DAERAH SEKITAR WAJAH, MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI: MAKNA GERAKAN TANGAN TANPA DISADARI, MEMBACA PIKIRAN KONSUMEN MELALUI:BENDA PEMBANTU SEBAGAI GERAK ISYARAT, MENGAMANKAN DIRI DENGAN ANGGOTA TUBUH, GERAKAN ISYARAT LAIN YANG DAPAT DIKETAHUI ARTINYA, MENGENAL PETA MENTAL KONSUMEN DAN CARA MENGATASINYA)

ISTIRAHAT MAKAN SIANG (Pukul 12.00- 13.00 WIB)

 Bagian III ( Pukul 13.00 – 14.45  WIB)

APLIAKSI PENGETAHUAN BAHASA TUBUH PADA SENI NEGOSIASI ( GAMBIT AWAL, GAMBIT TENGAH, GAMBIT AKHIR)

REHAT ( Pukul 14.45 – 15.00 WIB)

 Bagian IV ( 15.00 – 16.00 WIB)

APLIKASI PENGETAHUAN BAHASA TUBUH PADA HANDLING OBJECTION TECHNIQUE & CLOSING TECHNIQUE

Tujuan Pelatihan

  1. Memanfaatkan gerakan isyarat dari tubuh konsumen dalam keputusan melanjutkan penawaran atau tidak, atau sebaliknya melakukan persuasi dengan tepat atas gerak isyarat yang ditangkap oleh sales force.
  2. Untuk meningkatkan skill para sales force dalam bidang penjualan, khususnya dalam mempercepat proses selling hingga terjadi closing.
  3. Melatih sales force untuk menggunakan strategi dan taktik dalam penjualan melalui pengetahuan gerak isyarat yang dimunculkan dari tubuh konsumen.
  4. Melatih sales force untuk memahami pengetahuan mengenai signal (bahasa tubuh) konsumen ketika sedang melakukan  aktivitas penjualan sehingga dapat mengefektifkan waktu yang dimiliki.
  5. Memberikan pemahaman pada sales force untuk menganalisa kebutuhan secara cepat dari signal-signal yang dimunculkan dari gerakan tubuh konsumen.
  6. Memberikan pengetahuan sales force untuk memahami dengan tepat kemauan sebenarnya para konsumen mereka ketika dalam proses penawaran produk.
  7. Mengenali expresi konsumen ketika sedang menolak atau sedang berminat pada produk yang ditawarkan.

Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

 ——————————————————————————————————–

SALES TERRITORY ON DISTRIBUTION STRATEGY

Durasi : 6 Jam (1 Hari)

Peserta: Sales Manager, Sales supervisor, Salesman berbagai Organisasi seperti: Dealer/Distributor/ Kantor cabang/ Agen.

Jadwal : Oktober

Tempat : Menyusul.

®Summary Silabus

”Focus on strategy!!! Focus on strategy!!!” adalah kata-kata lantang Sun Tzu dalam medan peperangan. Kalau ingin memenangkan suatu peperangan para prajurit harus fokus dan konsisten pada strategy yang dijalankan. Demikian juga dalam mengelola wilayah penjualan, salesman tidak boleh tidak fokus dengan wilayah penjualannya. Kemudian untuk menyiasati hal itu pihak manajemen membuat suatu rute kunjungan yang harus dikunjungi dan dikelola oleh salesman sedemikian rupa agar penjualan di wilayah itu mencapai maksimal. Percuma saja memiliki wilayah penjualan berpotensi tetapi tidak menghasilkan apa-apa yang disebabkan salesman tidak fokus dengan pelanggan-pelanggan yang dikunjungi.

Rute kunjungan yang dibuat sangat bermanfaat sekali bagi salesman karena menjelaskan letak outlet di lokasi, tipe outlet, jumlah outlet dan potensi wilayah itu jika dikunjungi. Selain itu disegi biaya operasional salesman akan lebih hemat dibanding tidak menggunakan rute kunjungan. Rute kunjungan ini akan semakin efektif jika salesman sudah menguasai wilayah penjualan itu. Selain itu apa yang dibawa salesman seperti CRC, laporan kunjungan, piutang penjualan dan berbagai material P.O.S (point of sales) akan semakin membantu salesman dalam mengembangkan wilayah penjualannya.

Rute kunjungan yang dipakai sebagai dasar membuat rute pengiriman dapat meningkatkan service level pada pelanggan. Ada tiga metode pengiriman barang yang bisa dilakukan oleh pihak pengirim yaitu menggunakan metode delivery routing plan, metode delivery blocking dan metode delivery menurut faktur penjualan. Tapi yang harus diketahui ketiga metode itu lahir berawal dari adanya rute kunjungan salesman. Rute metode delivery routing plan adalah metode pengiriman yang menggunakan 80% dari rute kunjungan salesman. Sedangkan metode delivery blocking adalah metode delivery yang lahir karena rute kunjungan salesman bertitik fokus hanya pada satu wilayah, sehingga semua pengiriman ditujukan ke wilayah tersebut. Sedangkan metode sesuai faktur penjualan, pihak pengirim tidak memiliki rute pengiriman tetapi mengikuti rute kunjungan salesman dan sebagai medianya adalah faktur penjualan. Faktur penjualan akan dikumpulkan dan dikirim sesuai dengan mobil box yang ditunjuk untuk masing-masing salesman.

Pelatihan ini semakin menarik dan berguna sekali karena tumpuan pembahasan adalah pada pengelolaan wilayah penjualan sedemikian rupa yang berhubungan dengan call, effective call, volume penjualan, piutang penjualan, service level serta lainnya yang berdampak pada peningkatan penjualan, penghematan biaya operasional, dan hal-hal efektif yang berhubungan dengan operasional penjualan. Selain itu bagaimana teknik dalam pembuatan rute kunjungan yang masih belum banyak dipraktekan di Indonesia. David Klein dalam tulisannya yang berjudul ”Sales territory alignment : grow sales without adding resources” mengatakan bahwa sales territory ini memiliki empat manfaat antara lain “ Increased sales and customer coverage, reduced travel time and associated expenses, competitive advantage, equity and morale” Hal ini membuktikan bahwa sales territory semakin penting untuk dipahami. Di dalam meningkatkan penjualan diperlukan peliputan pelanggan sedemikian rupa, begitu pula dalam aktivitas peliputan tidak mungkin akan effective dengan biaya rendah jika tanpa rute kunjungan. Adanya rute kunjungan selain meningkatkan keunggulan bersaing bisa meningkatkan moral para salesman yang diserahi untuk mengelola wilayah penjualan.

®Materi Pelatihan

Bagian I ( Pukul 09.00 WIB – 10.30 WIB)

SALES TERRITORY MANAGEMENT

  1. Apa yang dimaksud dengan Sales Territory management?
  2. Philosopy Sales Territory Management.
  3. Apa manfaat Sales Territory management.
  4. Sales Territory management bagi Dealer.

ELEMENT SALES TERRITORY MANAGEMENT

  1. Visi dan Misi Perusahaan
  2. Wilayah
  3. Strategi penjualan
  4. Sales Force
  5. Strategi penggunaan Saluran distribusi
  6. Jenis channel (pelanggan)
  7. Pola kerja sales force
  8. Kompetitor

REHAT ( Pukul 10.30 – 10.45 WIB)

Bagian II (Pukul  10.45 – 12.00 WIB)

STRATEGI MENGELOLA SALES TERRITORY

  1. Strategi mengelola wilayah Penjualan
  2. Estimasi kebutuhan delivery service
  3. Estimasi kebutuhan administrasi penjualan
  4. Estimasi kebutuhan sales force
  5. Penetapan pola kerja sales force, Tools sales territory

MENDESAIN RUTE KUNJUNGAN

  1. Teknik mendesain rute kunjungan
  2. Rute kunjungan efektif & tidak efektif
  3. Resiko penyimpangan rute kunjungan
  4. Target call & effective call
  5. Pertimbangan membuat rute kunjungan
  6. Manfaat rute kunjungan
  7. Evaluasi & mengubah rute kunjungan
  8. Mengukur Efektifitas rute kunjungan
  9. Mapping area

ISTIRAHAT MAKAN SIANG (Pukul 12.00- 13.00 WIB)

Bagian III ( Pukul 13.00 – 14.45  WIB)

SALES TERRITORY VS KAPASITAS PRODUKSI

  1. Kasus Produksi
  2. Comouflage Demand
  3. Kualitas produk
  4. Konsekuensi Principal.

KONSEP SCP PADA SALES TERRITORY

  1. Spreading, Coverage, Penetration

SALES TERRITORY VS SALES PROSES

  1. Order Salesman
  2. Validasi Sales Supervisor
  3. Account receivable
  4. Delivery

SALES TERRITORY VS PRINCIPAL, DEALER & PELANGGAN

  1. Pandangan principal terhadap Sales territory
  2. 2.     Pandangan distributor terhadap sales territory
  3. Pandangan pelanggan terhadap sales territory

REHAT ( Pukul 14.45 – 15.00 WIB)

Bagian IV ( 15.00 – 17.00 WIB)

SALES TERRITORY VS ACCOUNT RECEIVABLE

  1. Penyediaan account receivable teratur
  2. Strategi mengelola account receivable
  3. Sales territory tepat, tagihan selamat

SALES TERRITORY VS AKTIVITAS DELIVERY

  1. Pengiriman produk tersistem
  2. Metode delivery routing plan
  3. Metode delivery blocking
  4. Metode delivery menurut Faktur penjualan

STRATEGI MENAHAN SERANGAN PESAING

  1. Strategi defensive
  2. Maximum Numeric distribution
  3. Merchandising
  4. Maximum service level
  5. Strategy grilya

KONTROL PELAKSANAAN SALES TERRITORY

  1. Kartu gesek
  2. CRC & Laporan kunjungan
  3. Random control
  4. Joint Visit

Tujuan Pelatihan

  1. Untuk meningkatkan skill Area Sales Manager dan Sales Supervisor dalam pengelolaan Sales territory.
  2. Meningkatkan pemahaman Area Sales Manager dan Sales Supervisor pentingnya pemaksimalan Sales Territory bagi peningkatan penjualan dan distribusi produk.
  3. Memberikan keterampilan pada Area Sales Manager & Sales Supervisor dalam pembuatan mapping lokasi channel.
  4. Memberikan pemahaman pada Area Sales Manager dan Sales Supervisor arti pentingnya mengelola dengan cermat Sales Territory dalam meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan.
  5. Memberikan pemahaman pada Area Sales Manager dan sales supervisor “dealer” akan pentingnya mengembangkan distribusi dan penjualan produk operator.
  6. Memberikan keterampilan para Area sales Manager dan Sales Supervisor dalam pembuatan mapping wilayah untuk sales force Dealer/ Distributor/Kantor cabang .

Metode pelatihan

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan / workshop & contoh kasus.

Nilai Plus Pelatihan

  1. Akan diberikan kepada 10 peserta aktif  gift dalam bentuk buku yang ditulis oleh Trainer.
  2. Layanan konsultasi ketika rehat.

========================================================

UNTUK UNDANGAN IN HOUSE TRAINING 

Silahkan hubungi : Frans M. Royan, SE,MM

email : groedu@gmail.com

Telphon : 0818521172/031-33311179

http://www.konsultanbisnissurabaya.com

http://www.softwareaccountingsurabaya.com

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s